Dan Bilzerian Serukan Penghapusan Israel, Tolak Solusi Dua Negara

- Rabu, 22 Juli 2026 | 15:20 WIB
Dan Bilzerian Serukan Penghapusan Israel, Tolak Solusi Dua Negara

Tokoh internet Amerika Serikat, Dan Bilzerian, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait konflik Israel-Palestina. Dalam unggahan di media sosial, ia secara tegas menyatakan ingin menghapus Israel, bukan sekadar menentang negara tersebut.

"To be clear, I'm not anti-Israel, I'm abolish Israel," tulis Bilzerian di akun X miliknya, yang diterjemahkan sebagai "Untuk memperjelas, saya bukan hanya anti-Israel, saya ingin menghapus Israel."

Bilzerian memang dikenal sebagai pendukung vokal hak-hak Palestina dan kritikus keras terhadap kebijakan Israel. Ia kerap menyuarakan pandangannya melalui wawancara, debat televisi, dan platform daring. Dalam berbagai kesempatan, ia membela hak-hak Palestina dan secara rutin mengecam apa yang disebutnya sebagai kejahatan Israel.

Pria yang juga dikenal dengan gaya hidup hedonis ini memiliki sejumlah sikap tegas terhadap Israel dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Pertama, ia menolak solusi dua negara (two-state solution) dan berpendapat bahwa seluruh wilayah Palestina harus dikembalikan kepada warga Palestina. Kedua, ia kerap mengkritik bantuan miliaran dolar AS kepada Israel, serta menuduh politisi Amerika lebih mengutamakan kepentingan Israel ketimbang negaranya sendiri. Ketiga, dalam retorika tentang konflik Gaza, Bilzerian melabeli Israel sebagai "organisasi teroris" dan membela Hamas dengan menyebut mereka sebagai pejuang yang memperjuangkan tanah air.

Di balik citranya yang super hedon, Bilzerian menunjukkan kepedulian tanpa rasa takut terhadap perjuangan Palestina. Unggahannya itu pun mendapat tanggapan dari warganet, termasuk akun yang mengatasnamakan keluarga Mira di Gaza yang berterima kasih atas dukungan yang terus disuarakan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags