Tokoh internet Amerika Serikat, Dan Bilzerian, kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait konflik Israel-Palestina. Dalam unggahan di media sosial, ia secara tegas menyatakan ingin menghapus Israel, bukan sekadar menentang negara tersebut.
"To be clear, I'm not anti-Israel, I'm abolish Israel," tulis Bilzerian di akun X miliknya, yang diterjemahkan sebagai "Untuk memperjelas, saya bukan hanya anti-Israel, saya ingin menghapus Israel."
Bilzerian memang dikenal sebagai pendukung vokal hak-hak Palestina dan kritikus keras terhadap kebijakan Israel. Ia kerap menyuarakan pandangannya melalui wawancara, debat televisi, dan platform daring. Dalam berbagai kesempatan, ia membela hak-hak Palestina dan secara rutin mengecam apa yang disebutnya sebagai kejahatan Israel.
Pria yang juga dikenal dengan gaya hidup hedonis ini memiliki sejumlah sikap tegas terhadap Israel dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Pertama, ia menolak solusi dua negara (two-state solution) dan berpendapat bahwa seluruh wilayah Palestina harus dikembalikan kepada warga Palestina. Kedua, ia kerap mengkritik bantuan miliaran dolar AS kepada Israel, serta menuduh politisi Amerika lebih mengutamakan kepentingan Israel ketimbang negaranya sendiri. Ketiga, dalam retorika tentang konflik Gaza, Bilzerian melabeli Israel sebagai "organisasi teroris" dan membela Hamas dengan menyebut mereka sebagai pejuang yang memperjuangkan tanah air.
Di balik citranya yang super hedon, Bilzerian menunjukkan kepedulian tanpa rasa takut terhadap perjuangan Palestina. Unggahannya itu pun mendapat tanggapan dari warganet, termasuk akun yang mengatasnamakan keluarga Mira di Gaza yang berterima kasih atas dukungan yang terus disuarakan.
Artikel Terkait
Konten Viral di GIIAS 2026, Influencer Bryan Ebem Minta Maaf
Kontroversi Influencer Endang Yustika: Sebut Tak Punya Uang Berarti Tak Punya Nilai
Wasit Final Piala Dunia 2026 Pernah Terseret Kasus Prostitusi dan Narkoba
Kepemimpinan Infantino Disorot di Tengah Rentetan Kontroversi Piala Dunia 2026