Menteri Imigrasi: Program Besar Prabowo Butuh Waktu, Termasuk Pembinaan Anak

- Selasa, 21 Juli 2026 | 14:54 WIB
Menteri Imigrasi: Program Besar Prabowo Butuh Waktu, Termasuk Pembinaan Anak

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto menyatakan bahwa program-program besar Presiden Prabowo Subianto membutuhkan waktu untuk terealisasi, termasuk dalam hal pembinaan anak. Hal itu disampaikan Agus saat memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di LPKA Klas 1 Tangerang, Selasa (21/7).

Dalam peringatan tersebut, Agus berdialog dengan anak-anak binaan untuk memotivasi mereka. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman turut hadir sebagai pembicara. Menurut Agus, anak-anak yang berhadapan dengan hukum dan menjalani pembinaan saat ini tengah berproses. Ia berharap mereka mendapat hikmah dan bisa kembali ke masyarakat untuk berkontribusi, termasuk bersama-sama memajukan Indonesia.

"Sehingga nanti pada saat kembali, nanti berbagai pelatihan sudah kita laksanakan, nanti motivasi akan diberikan langsung oleh beliau (Dudung) yang memiliki banyak talenta yang nantinya bisa menjadi inspirasi dari jajaran sekalian untuk siap kembali ke masyarakat dan siap memberikan kontribusi untuk mendukung pemerintah di dalam mewujudkan cita-citanya memajukan Indonesia di masa mendatang," kata Agus.

Dalam kesempatan itu, Agus menyinggung soal program besar Prabowo yang harus didukung semua pihak, termasuk anak-anak binaan saat nanti kembali ke masyarakat. "Karena tidak bisa apa yang dikerjakan oleh Bapak Presiden sekarang ini dinikmati sekarang juga, tidak seperti makan cabai langsung pedas, tapi pekerjaan yang beliau lakukan begitu besar termasuk yang kita kerjakan di pemasyarakatan yang skopnya kecil saja tidak bisa kami nikmati secara langsung apalagi program-program yang begitu besar yang dicanangkan oleh beliau," ucapnya.

Kehadiran Dudung diharapkan Agus memberikan hikmah kepada anak-anak untuk menjadi lebih baik. "Mudah-mudahan ini akan memberikan hikmah buat anak-anak kepada warga binaan pemasyarakatan anak yang sedang menjalani proses pembinaan kami," pungkasnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags