Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Simpang Cisadane, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Selasa (14/7). Sebuah truk bermuatan sawit mengalami pecah ban lalu terguling dan menimpa tiga siswa SMP yang sedang melintas. Akibatnya, satu pelajar meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka.
Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Iptu Muhammad Rizal menjelaskan, truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BM 9949 PO dikemudikan oleh Dimas Sandi Syahputra (19). Saat melaju, ban depan sebelah kanan tiba-tiba pecah sehingga truk oleng ke kanan dan terbalik.
Ketiga korban adalah Lamtio Sari Gultom (14), Crisel Parhusip (14), dan Jesika Sirait (13). Mereka segera dievakuasi ke Puskesmas Negeri Lama. Namun, Lamtio meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas. Crisel mengalami patah tulang tertutup pada lengan kanan, sedangkan Jesika menderita luka lecet di dahi dan lutut kanan serta memar di bahu kanan.
"Korban bernama Lamtio meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Negeri Lama. Kemudian korban Crisel mengalami luka berat berupa patah tulang tertutup pada lengan kanan. Sedangkan Jesika mengalami luka lecet pada dahi, luka lecet pada lutut kanan, serta memar pada bahu kanan," ujar Rizal.
Dari hasil pemeriksaan, sopir truk, Dimas, tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Saat ini, ia telah diamankan di Polres Labuhanbatu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Pelajar Tewas Tertabrak KRL di Perlintasan Kalideres
Truk Sampah Tabrak Separator Busway di MT Haryono, Lalin Tersendat
Truk Tabrak Separator Busway di Daan Mogot, Pengemudi Luka
Truk Rem Blong Tabrak Tiga Motor di Salatiga, Satu Tewas