Kericuhan pecah dalam pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) Kades Cup IV se-Jawa Timur di Lapangan Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Minggu (28/6/2026). Insiden ini bermula ketika wasit menganulir gol tim Samudra Payangan karena dinilai offside. Keputusan itu memicu kemarahan penonton yang berujung pada aksi pengeroyokan terhadap wasit.
Dalam video yang beredar di media sosial, puluhan suporter terlihat berlari masuk ke lapangan dan mengejar wasit. Wasit sempat menjadi sasaran pengeroyokan sebelum akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian dan TNI yang bertugas mengamankan pertandingan. Panitia pun memutuskan menghentikan pertandingan untuk mencegah kericuhan lebih besar.
Seorang penonton bernama Ma'am mengatakan situasi berubah dalam hitungan detik. "Kejadiannya sangat cepat, penonton diduga tidak puas dengan keputusan wasit sehingga langsung masuk ke dalam lapangan dan terjadi keributan," ujarnya.
Kades Cup IV se-Jatim merupakan turnamen tarkam yang diikuti puluhan tim dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kompetisi ini juga diikuti sejumlah pemain Liga 1 dan menyediakan hadiah utama Rp100 juta. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai korban maupun langkah lanjutan dari panitia terkait insiden tersebut.
Artikel Terkait
Tembakau Jember: Warisan Sejarah yang Menggerakkan Kehidupan dan Identitas Lokal
Pengamat Soroti Celah Penyelewengan KUR Mikro di Jember yang Rugikan Negara Rp41,4 Miliar
Kebakaran Landa TPA Pakusari Jember, Diduga Akibat Puntung Rokok