Cuaca ekstrem kembali menerjang Sleman. Sabtu (31/1) lalu, hujan deras yang dibarengi angin kencang membuat sejumlah wilayah di kabupaten itu berantakan. BPBD Sleman pun langsung bergerak untuk mendata semua kerusakan yang terjadi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengonfirmasi kejadian itu. Menurutnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itulah yang memicu kerusakan di beberapa titik.
"Hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di Kabupaten Sleman mengakibatkan beberapa dampak kerusakan," jelas Bambang dalam keterangan resminya pada Minggu (1/2).
Dua kapanewon yang paling terpukul adalah Kalasan dan Ngemplak. Hasil pendataan sementara yang dirilis BPBD menunjukkan kerusakan yang cukup signifikan, terutama akibat pohon-pohon besar yang tumbang menimpa apa saja di sekitarnya.
Di Kapanewon Kalasan, keadaan cukup parah. Ambil contoh di Kalurahan Selomartani, di sana tercatat 46 pohon tumbang! Bayangkan kerusakan yang ditimbulkannya. Tak kurang dari 19 rumah mengalami kerusakan ringan, ditambah empat fasilitas pendidikan, beberapa titik jaringan listrik dan internet, serta sejumlah bangunan lain ikut menjadi korban.
Kalurahan Tirtomartani juga tak kalah kacau. Sebelas pohon tumbang menyebabkan tujuh rumah rusak, dua tempat usaha terdampak, dan yang memprihatinkan, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka ringan.
Sementara di Tamanmartani, tujuh pohon tumbang merusak 17 rumah. Sedangkan di Purwomartani, hanya satu pohon yang tercatat tumbang.
Di sisi lain, Kapanewon Ngemplak juga merasakan dampaknya. Di Kalurahan Bimomartani, tujuh pohon tumbang merusak delapan rumah dan satu tempat usaha. Kerusakan terbesar di wilayah ini justru terjadi di Sindumartani, di mana 29 pohon tumbang menimpa empat rumah warga.
Data ini masih bersifat sementara. Tim BPBD dan pihak terkait lainnya masih terus bekerja di lapangan untuk menormalisasi kondisi dan memastikan tidak ada lagi warga yang terancam bahaya. Bagi masyarakat yang terdampak, proses pemulihan dan perbaikan infrastruktur dipastikan akan segera dilakukan.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu