46 RT dan 13 Jalan Utama di Jakarta Masih Terendam, Genangan Tertinggi Capai 110 Cm

- Kamis, 29 Januari 2026 | 20:00 WIB
46 RT dan 13 Jalan Utama di Jakarta Masih Terendam, Genangan Tertinggi Capai 110 Cm

Hingga Kamis malam (29/1), suasana di sejumlah sudut Jakarta masih mirip kolam. Banjir belum juga surut sepenuhnya. Menurut pantauan terbaru BPBD DKI Jakarta per pukul 18.00 WIB, tercatat ada 46 RT dan 13 ruas jalan yang masih terendam air.

Mohammad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, menjelaskan upaya yang sedang dilakukan.

"Personel kami terus memantau kondisi di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan, memastikan saluran air lancar, bersama para lurah dan camat. Kebutuhan dasar para penyintas juga kami siapkan."
"Target kami, genangan ini cepat surut," tambah Yohan.

Nah, berikut ini wilayah-wilayah yang masih jadi langganan genangan, lengkap dengan detailnya.

Jakarta Barat: Wilayah Terparah

Di sini, ada 21 RT yang masih kebanjiran. Kawasan seperti Rawa Buaya dan Kedoya Selatan paling banyak, masing-masing lima RT. Lalu ada Kedaung Kali Angke (4 RT), Kembangan Selatan (3 RT), serta Duri Kosambi dan Kapuk yang masing-masing dua RT. Airnya cukup bervariasi, mulai dari 20 cm hingga yang paling dalam mencapai 90 cm. Penyebabnya? Hujan deras, ditambah luapan dari Kali Pesanggrahan dan Kali Angke yang tak mampu lagi menahan debit air.

Jakarta Selatan

Kondisi di selatan agak lebih ringan, tapi tetap mengganggu. Empat RT terdampak, tersebar di Kelurahan Cipulir (1 RT) dan Pejaten Timur (3 RT). Ketinggian airnya antara 30 sampai 50 sentimeter. Lagi-lagi, hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung serta Kali Pesanggrahan jadi biang keroknya.

Jakarta Timur

Wilayah timur juga cukup terpukul, dengan 18 RT masih terendam. Cawang jadi yang terbanyak (5 RT), disusul Kampung Melayu dan Bidara Cina yang masing-masing empat RT. Cipinang Muara dan Cililitan dua RT, serta Rawa Terate satu RT. Yang mengkhawatirkan, ketinggian air di beberapa titik bisa mencapai 110 cm. Faktor utamanya adalah luapan Kali Ciliwung yang dipicu hujan lebat.

Jakarta Utara

Di utara, genangan tersebar di tiga lokasi berbeda: Cilincing, Marunda, dan Rorotan, masing-masing satu RT. Airnya relatif lebih rendah, sekitar 20-30 cm. Selain karena hujan, luapan Kali Nagrak turut berkontribusi di sini.

Ruas Jalan yang Masih Tergenang

Bukan hanya permukiman, lalu lintas juga terganggu. Setidaknya 13 jalan utama masih terendam. Beberapa yang cukup parah adalah Jalan Inspeksi Kirana di Semper Timur (50 cm) dan Jalan Srengseng Raya (40 cm). Sementara itu, titik-titik lain seperti di KS Tubun, Daan Mogot, atau Cileduk Raya genangannya lebih rendah, sekitar 10-20 cm, tapi tetap berpotensi mengacaukan arus kendaraan.

  1. Jl. KS Tubun, Petamburan (Jakarta Pusat): 15 cm
  2. Jl. Rawa Indah Dua, Pegangsaan Dua (Jakarta Utara): 15 cm
  3. Jl. Terusan Klp Hybrida Rawa Indah, Sukapura (Jakarta Utara): 10 cm
  4. Jl. Inspeksi Kirana, Semper Timur (Jakarta Utara): 50 cm
  5. Jl. Daan Mogot KM 12 (seberang Victoria), Cengkareng Timur (Jakarta Barat): 15 cm
  6. Jl. Srengseng Raya, Srengseng (Jakarta Barat): 40 cm
  7. Jl. Puri Kembangan (depan SMK Budi Murni), Kedoya Selatan (Jakarta Barat): 15 cm
  8. Jl. Kompleks BTN RT 06 & 07 RW 03, Meruya Utara (Jakarta Barat): 20 cm
  9. Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kedaung Kali Angke (Jakarta Barat): 15 cm
  10. Jl. Cileduk Raya, Cipulir (Jakarta Selatan): 15 cm
  11. Jl. Pulo Raya IV, Petogogan (Jakarta Selatan): 45 cm
  12. Gg. Langgar, Rawajati (Jakarta Selatan): 30 cm
  13. Jl. Raya Cipinang Indah (dekat SMK Penabur), Pondok Bambu (Jakarta Timur): 10 cm

Malam ini, warga di titik-titik itu jelas harus ekstra sabar. Semoga saja target penyurutan yang dijanjikan cepat terwujud.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler