LAMPUNG GEH, PESISIR BARAT – Kamis lalu (18/12), suasana di lokasi pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir terasa berbeda. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung mengecek progres pembangunan rumah sakit yang dinanti-nanti warga Pesisir Barat itu. Ia tak sendirian. Dalam peninjauan itu, Mirza sapaan akrabnya didampingi Bupati Dedi Irawan, Sekda Provinsi Marindo Kurniawan, dan sejumlah pejabat daerah terkait.
Dari pantauan di lapangan, Mirza tampak puas. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja nyata yang terlihat. Menurutnya, kemajuan pembangunan RSUD ini adalah bukti nyata bahwa program prioritas pemerintah pusat benar-benar bisa menyentuh wilayah terluar seperti Lampung.
“Hari ini kita bangga sekali,” ujar Mirza.
“Salah satu program hasil tercepat pemerintahan Pak Prabowo bisa berjalan dengan baik dan bisa selesai dengan baik di Pesisir Barat.”
Latar belakang proyek ini sebenarnya sederhana, tapi krusial. Selama ini, akses kesehatan di wilayah pesisir terbilang terbatas. Bayangkan saja, untuk berobat serius, masyarakat harus menempuh perjalanan jauh ke Bandar Lampung. RSUD baru ini diharapkan bisa menjawab persoalan mendasar itu.
Groundbreaking-nya sendiri sudah dilakukan sejak Mei 2025 lalu, dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan dan Ketua MPR RI. Targetnya, proyek yang progresnya per September lalu sudah mencapai 31,1 persen ini bisa tuntas di akhir tahun 2025. Cukup mepet, tapi semangatnya tinggi.
Di sisi lain, Gubernur Mirza menekankan bahwa kehadiran rumah sakit ini punya arti ganda. Selain untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga, ia juga vital untuk mendukung geliat pariwisata Pesisir Barat. Daerah dengan pantai yang memesona tentu butuh fasilitas kesehatan yang mumpuni.
Artikel Terkait
Bahar Bin Smith Resmi Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Banser
KADIN DIY Usung Tiga Filosofi Jawa untuk Cetak Ekonomi Yogyakarta yang Berkarakter
Program Makan Bergizi: Antara Klaim Davos dan Keracunan yang Terus Berulang
Teripang: Kisah Ginseng Laut yang Diperebutkan dari Dasar Samudra