Gubernur Pramono Anung Raih Penghargaan untuk Komitmen Keadilan di Jakarta

- Kamis, 18 Desember 2025 | 19:36 WIB
Gubernur Pramono Anung Raih Penghargaan untuk Komitmen Keadilan di Jakarta

Di tengah gemerlap acara di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Kamis lalu (18/12), sebuah penghargaan bergengsi diserahkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meraih kumparan Awards Impact Makers 2025 untuk kategori Impactful Leader for Equal Public Access. Sayangnya, sang Gubernur tak bisa hadir secara langsung.

Ia diwakili oleh Sekretaris Daerah DKI, Uus Kuswanto, yang datang bersama Kepala Dinas Kominfotik, Budi Awaluddin. Penghargaan ini bukan sekadar piala. Ini pengakuan atas kerja keras Pramono membangun Jakarta yang lebih adil.

Komitmennya jelas: memastikan setiap warga, siapapun dan di manapun, punya akses setara ke layanan publik dan fasilitas dasar. Menurut para pemberi penghargaan, prinsip keadilan dan pemerataan itu ia jadikan fondasi pemerintahan. Hasilnya? Dampaknya benar-benar terasa di masyarakat, terutama dalam membentuk pelayanan publik yang benar-benar inklusif.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, Pramono memang tak main-main. Ia terus mendorong kebijakan yang melindungi seluruh lapisan, tak terkecuali kelompok rentan. Tujuannya satu: tata kelola kota yang adil dan bisa dipertahankan untuk masa depan.

Di sisi lain, ajang penghargaan tahun ini sendiri mengusung tema "Igniting a Brighter Indonesia". Tema itu ingin menyalakan harapan dan merayakan kontribusi para penggerak di berbagai sektor.

Momen ini, pada dasarnya, adalah pesta apresiasi. Para tokoh, brand, dan institusi yang dinilai telah memberi dampak besar bagi masyarakat dihadirkan. Mereka membuktikan bahwa lewat dedikasi dan langkah-langkah progresif, Indonesia bisa melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.

Sebagai media, kumparan berperan dengan menyebarkan cerita-cerita inspiratif dari perjalanan para penerima penghargaan. Mereka percaya, kisah sukses semacam ini bisa memantik lebih banyak aksi positif untuk negeri.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar