Di tengah gemerlap acara di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski, Kamis lalu (18/12), sebuah penghargaan bergengsi diserahkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meraih kumparan Awards Impact Makers 2025 untuk kategori Impactful Leader for Equal Public Access. Sayangnya, sang Gubernur tak bisa hadir secara langsung.
Ia diwakili oleh Sekretaris Daerah DKI, Uus Kuswanto, yang datang bersama Kepala Dinas Kominfotik, Budi Awaluddin. Penghargaan ini bukan sekadar piala. Ini pengakuan atas kerja keras Pramono membangun Jakarta yang lebih adil.
Komitmennya jelas: memastikan setiap warga, siapapun dan di manapun, punya akses setara ke layanan publik dan fasilitas dasar. Menurut para pemberi penghargaan, prinsip keadilan dan pemerataan itu ia jadikan fondasi pemerintahan. Hasilnya? Dampaknya benar-benar terasa di masyarakat, terutama dalam membentuk pelayanan publik yang benar-benar inklusif.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu, Pramono memang tak main-main. Ia terus mendorong kebijakan yang melindungi seluruh lapisan, tak terkecuali kelompok rentan. Tujuannya satu: tata kelola kota yang adil dan bisa dipertahankan untuk masa depan.
Artikel Terkait
Bencana 2026: Alarm Terakhir untuk Pendidikan Ekologi
Di Balik Trauma Child Grooming: Ancaman Bunuh Diri dan Diamnya Orang Tua
Investasi TaniHub Berujung Dakwaan: Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar
Dokumen Epstein Bocor, Tautan Indonesian CIA dan Transaksi Properti dengan Trump Mengarah ke Hary Tanoe