Rabu pagi itu, sekitar pukul tujuh, akun YouTube Tempo tiba-tiba lenyap. Hilang begitu saja. Tim redaksi langsung kalang kabut. Dari penelusuran awal, dugaan terkuat adalah pembajakan seseorang atau satu pihak diduga mengambil alih kendali lewat email redaksi mereka.
Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat, mencoba merunut kejadiannya. Menurutnya, tanda-tanda aneh sudah muncul sehari sebelumnya, tepatnya pada 9 Desember.
“Kami tidak pernah menyiapkan acara itu,” ujar Bagja, Rabu (10/12).
Yang dia maksud adalah dua jadwal siaran langsung bertema bitcoin yang tiba-tiba muncul di kanal mereka, rencananya tayang pukul 11.30 WIB. Tim media sosial Tempo yang menemukan aktivitas mencurigakan ini langsung menghapus jadwal tersebut. Tapi rupanya, itu belum cukup.
Keesokan paginya, tepat pukul 06.30 WIB, akun utama Tempodotco raib dari platform. Tim baru melaporkan kehilangan ini ke YouTube sekitar setengah jam kemudian. Cukup membuat frustrasi, siaran langsung yang sempat dijadwalkan itu berjudul “LIVE: Trump Announces Important News About Crypto! This Speech Will Change the Crypto Industry di kanal UNFRAME IT”.
Nah, soal UNFRAME IT, itu adalah kanal baru di bawah naungan Tempo. Sebuah akun “homeless media” yang dikelola tim media sosial mereka. Kini, kalau kamu cari akun Tempo di YouTube, yang tersisa cuma Tempo TV Channel itu pun cuma berisi unggahan ulang video-video pendek dari akun utama yang sudah hilang.
Akibatnya, semua tayangan di kanal utama pun ikut tak bisa diakses. Padahal, tayangan terakhir di kanal Bocor Alus Politik membahas laporan utama majalah Tempo tentang banjir Sumatera, berjudul cukup provokatif: “Biang Kerok Banjir Sumatera”.
Di sisi lain, YouTube sendiri belum bisa memastikan apa penyebab pastinya. Bagja mengaku timnya sudah menghubungi YouTube dan melaporkan seluruh kronologi. Mereka juga memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan sebelum akun itu menghilang.
“Dari penelusuran sementara ada dugaan pembajakan lewat salah satu email kanal Tempo,” jelas Bagja.
Tim media sosial Tempo kini sedang berupaya keras memulihkan akses dan tentu saja melaporkan pembajakan ini secara resmi ke YouTube. Namun sampai berita ini diturunkan, YouTube belum memberikan tanggapan resmi. Mereka hanya meminta daftar pertanyaan terkait kasus ini.
Di media sosial, publik punya komentar sendiri. Seorang pengguna Twitter, @langilea8, menuliskan kekhawatirannya.
Semalam masih sempat nonton Jelasin Dong!, hari ini raib. Ngerik banget, teror kepala babi, perusakan kaca mobil, dituntut menteri sekarang ini.
— gato (@langilea8) December 10, 2025
Suasana mencekam, begitu kira-kira. Kejadian ini bukan cuma soal hilangnya sebuah akun, tapi juga menyisakan banyak tanya.
Artikel Terkait
Jembatan dan Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Bandung Barat Ambles Akibat Hujan Deras
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang