Dua tentara cadangan Israel tewas setelah bom yang dipasang di dalam sebuah bangunan meledak di Desa Majdal Zoun, Lebanon Selatan, Rabu (5/8/2026). Sejumlah tentara lainnya dilaporkan luka-luka dalam insiden tersebut.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi kematian kedua prajuritnya dan mengidentifikasi mereka sebagai Harel Birenstock dan Tamir Vaknin. Desa tempat kejadian berada di bawah pendudukan militer Zionis, menurut laporan Al Jazeera.
“Desa itu terletak dekat dengan Al Mansouri. Tidak ada kehadiran Hizbullah di sana, sehingga insiden ini menjadi penting,” demikian laporan jurnalis Al Jazeera, Kamis (6/8/2026).
Militer Israel segera mengumumkan serangan pembalasan di berbagai wilayah Lebanon selatan pada hari yang sama. Mereka menyebut aksi ini sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Hizbullah, meski dalam praktiknya Israel lebih sering melanggar kesepakatan tersebut.
Juru bicara IDF, Ella Waweya, bahkan memerintahkan pengusiran paksa penduduk Al Mansouri untuk bergerak ke utara sebelum serangan dilancarkan. Israel juga melancarkan serangan udara ke Kota Tibnin yang menghantam atap sebuah bangunan, menewaskan satu orang dan melukai 12 lainnya.
Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat, sejak 2 Maret hari pertama pecahnya perang terbaru melawan Hizbullah serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 4.333 orang dan melukai 12.250 lainnya hingga hari ini.
Artikel Terkait
Netanyahu Tegaskan Pasukan Israel Tak Akan Tinggalkan Lebanon Selatan Selama Ancaman Hizbullah Masih Ada
Israel Mulai Uji Coba Penarikan Pasukan dari Lebanon Selatan