Bagi Jolie, momen ini bukan sekadar ekspos. Ada tujuan yang jauh lebih dalam. Ia ingin bergabung dengan suara-suara perempuan lain, mengubah narasi seputar mastektomi dari sesuatu yang disembunyikan menjadi simbol kekuatan dan kesadaran.
“Aku memutuskan untuk ini karena tahu kalau Time France akan membahas informasi soal kesehatan payudara, pencegahan, dan pengetahuan tentang kanker,” sambungnya, menjelaskan alasan di balik kolaborasinya dengan majalah tersebut.
Foto-foto penuh makna itu rencananya akan menghiasi sampul Time France edisi 18 Desember 2025 mendatang. Sebuah visual yang kuat, yang diharapkan bisa membuka percakapan lebih luas.
Nah, bagi yang mungkin belum terlalu familiar, mastektomi itu sendiri adalah prosedur bedah untuk mengangkat jaringan payudara. Tujuannya bisa untuk pengobatan, atau seperti kasus Jolie, sebagai tindakan pencegahan bagi mereka yang berisiko tinggi. Prosedurnya bisa bervariasi, mulai dari pengangkatan sebagian hingga seluruh payudara, dan terkadang melibatkan kelenjar getah bening di sekitarnya.
Intinya, langkah Jolie ini lebih dari sekadar berita selebriti. Ini tentang seorang perempuan yang menggunakan pengalaman pribadinya yang paling intim untuk menyentuh hidup orang banyak. Untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya kesadaran dan pencegahan dini.
Artikel Terkait
Gugatan Rp 7 Miliar, Ressa Rosano Tuntut Pengakuan sebagai Anak Denada
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada
Malam Hangat Nostalgia, Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Sal Priadi dan Fanny Soegi