Baru-baru ini, sutradara Wong Jing kembali menyinggung kasus tersebut. Dalam sebuah video yang membahas sejarah sinema Hong Kong, dari Wong Kar Wai sampai Chow Yun Fat, ia menyebut nama Gillian Chung.
Menurutnya, Gillian adalah pihak yang paling dirugikan dalam skandal itu.
Cerita di balik kebocoran itu sendiri mirip plot film. Bermula dari laptop Edison yang rusak dan dibawa ke tempat servis. Seorang teknisi iseng atau mungkin punya niat lain menyalin file pribadi di dalamnya tanpa izin. File itulah yang kemudian tersebar, memicu badai yang mengguncang industri.
Edison sendiri sempat meminta maaf kepada publik. Ia menegaskan bahwa semua file itu bersifat pribadi dan dibocorkan tanpa persetujuannya. Kasusnya bahkan sampai diselidiki polisi dengan melibatkan Interpol. Teknisi komputer yang menjadi otak kebocoran akhirnya ditangkap. Ia dihukum penjara 8,5 bulan atas tuduhan mengakses komputer dengan niat tidak jujur.
Di sisi lain, perjalanan Edison pasca-skandal adalah contoh tentang bagaimana seseorang berusaha bangkit. Dari puncak ketenaran, jatuh terpuruk, lalu mencoba berdiri lagi dengan cara yang berbeda. Penampilannya yang sekarang, yang lebih tenang, mungkin adalah cermin dari semua pelajaran hidup yang ia dapatkan dengan cara yang paling pahit sekalipun.
Artikel Terkait
Beby Beri Ultimatum Tegas Usai Onadio Pulang dari Rehabilitasi
Dino Rossano, Paman yang Membesarkan Ressa, Buka Suara Soal Gugatan ke Denada
Rumor Pernikahan Dini Ressa Rizky Rosano Bergulir di Tengah Isu Pengakuan Denada
Ibu Keisya Levronka Bongkar Kisah Pilu: Putranya Lumpuh Usai Jatuh dari Lantai Enam Kampus