Niat Puasa Ayyamul Bidh Sekaligus Qadha Ramadhan, Lengkap dengan Jadwal dan Keutamaannya

- Selasa, 28 Juli 2026 | 01:55 WIB
Niat Puasa Ayyamul Bidh Sekaligus Qadha Ramadhan, Lengkap dengan Jadwal dan Keutamaannya

Memasuki pertengahan bulan Safar, umat Islam mulai mencari panduan niat puasa Ayyamul Bidh sekaligus qadha Ramadhan. Menggabungkan puasa wajib dan sunnah ini tidak hanya menggugurkan kewajiban utang puasa, tetapi juga mendatangkan pahala berlipat.

Puasa Ayyamul Bidh pada Juli 2026 jatuh pada Selasa, 28 Juli 2026, bertepatan dengan 13 Safar 1448 H. Lantas, bagaimana hukum menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunnah Ayyamul Bidh?

Ustaz Hanif Luthfi Lc dalam bukunya "Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah" terbitan Rumah Fiqih Publishing menjelaskan bahwa masalah ini sudah menjadi perbedaan sejak zaman sahabat Nabi. Sahabat Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib berbeda pendapat soal qadha puasa Ramadhan pada 10 pertama Dzulhijjah. Umar menganggapnya sebagai waktu terbaik untuk beribadah, sementara Ali melarangnya karena dianggap meninggalkan fadhilah puasa sunnah.

Dari Imam Ahmad terdapat dua riwayat. Pendapat Ali bin Abi Thalib didasari alasan bahwa qadha Ramadhan di bulan Dzulhijjah meninggalkan keutamaan puasa sunnah. Namun, ada pula yang berpendapat bahwa fadhilah puasa sunnah tetap didapat meski niat puasa qadha Ramadhan. Karena itu, bagi muslim yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, boleh melakukannya bersamaan dengan puasa sunnah Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah tiga hari setiap bulan saat rembulan purnama, yakni tanggal 13, 14, dan 15 bulan qamariyah. Ayyamul Bidh berarti hari-hari putih.

Niat Puasa Ayyamul Bidh Sekaligus Qadha Ramadhan

Niat puasa qadha Ramadhan tidak boleh dicampur dengan niat puasa sunnah. Sebab, qadha atau mengganti puasa wajib hukumnya wajib. Niat qadha Ramadhan harus dilakukan pada malam hari atau saat sahur, sebagaimana hadits Rasulullah SAW: "Siapa yang tidak menetapkan niat sebelum MURIANETWORK.COM, maka tiada puasa baginya."

Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh sekaligus qadha Ramadhan:

نويت صوم غد عن قضاء فرض رمضان لله تعالى.

Arab-Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'i fardi ramadhani lillaahi ta'ala.

Artinya: Saya niat berpuasa besok dari mengqadha fardu Ramadhan karena Allah Ta'ala.

Adapun niat puasa Ayyamul Bidh:

نويت صوم غد ايام البيض سنة لله تعالى.

Arab-Latin: Nawaitu shauma ghadin ayyaamul bidh sunnatan lillaahi ta'ala.

Artinya: Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih sunnah karena Allah Ta'ala.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026

Puasa Ayyamul Bidh 13 Safar: Selasa, 28 Juli 2026.
Puasa Ayyamul Bidh 14 Safar: Rabu, 29 Juli 2026.
Puasa Ayyamul Bidh 15 Safar: Kamis, 30 Juli 2026.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Keutamaan menjalankan puasa Ayyamul Bidh banyak disebutkan dalam hadits. Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash, Rasulullah SAW bersabda: "Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari).

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, beliau berkata, "Rasulullah SAW biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar." (HR. An-Nasa'i).

Dalam hadits dari Abu Dzar, Rasulullah SAW bersabda: "Hai Abu Dzar, jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah)." (HR Tirmidzi dan An-Nasai).

Dari Ibnu Milhan Al-Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata, "Rasulullah SAW biasa memerintahkan kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah)." Beliau bersabda, "Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun." (HR. Abu Daud dan An-Nasai).

Demikian ulasan niat puasa Ayyamul Bidh sekaligus qadha Ramadhan lengkap dengan jadwal dan keutamaannya. Wallahu a'lam.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags