Chandra Asri Naikkan Free Float Saham ke 25,7 Persen

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:50 WIB
Chandra Asri Naikkan Free Float Saham ke 25,7 Persen

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) resmi meningkatkan porsi saham beredar di publik (free float) dari 10,9 persen menjadi 25,7 persen. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keseimbangan struktur kepemilikan saham perseroan.

Direktur Keuangan TPIA, Andre Khor, mengatakan penambahan free float ini bertujuan meningkatkan likuiditas pasar dan memperluas akses investor domestik maupun internasional. "Kami meningkatkan free float kami menjadi 25,7 persen, sehingga meningkatkan likuiditas pasar dan memperluas akses kami ke investor domestik maupun internasional atas saham kami," ujarnya dalam paparan publik secara virtual, Selasa (4/8/2026).

Dengan porsi tersebut, TPIA berada di atas batas minimum 15 persen yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Capaian ini juga melampaui target 20 persen yang menjadi acuan pengelolaan indeks MSCI, bahkan melewati ambang 25 persen untuk potensi inklusi penuh (full inclusion).

"Ini berarti Chandra Asri telah melampaui sekadar memenuhi persyaratan minimum, kami sekarang diposisikan pada tingkat yang mendukung kelayakan indeks yang lebih luas, investor domestik dan internasional dengan likuiditas pasar yang meningkat, sehingga memperkuat daya tarik Grup Chandra Asri sebagai perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia," jelas Andre.

Rebalancing kepemilikan saham ini merupakan bagian dari strategi alokasi modal yang lebih luas. Pemegang saham pengendali SCGC tetap memegang mayoritas 57,1 persen, sehingga tidak ada perubahan dalam struktur pengendalian perusahaan. "Satu poin mendasar adalah bahwa tidak ada perubahan pada kendali grup kami, pada tata kelola grup kami, strategi manajemen, atau bahkan operasi sehari-hari," tegasnya.

Tiga pemegang saham utama Chandra Asri Group Barito Pacific, SCGC, dan Thai Oil secara kolektif masih menguasai sekitar 74,3 persen saham. "Ini memberi kami fondasi pasar modal yang lebih kuat saat kami terus mengeksekusi strategi pertumbuhan jangka panjang kami di domain energi, kimia, dan infrastruktur," pungkas Andre.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags