FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Komersial Piala Dunia

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:54 WIB
FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Komersial Piala Dunia

FIFA resmi membatalkan rencana untuk melepas sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor eksternal. Keputusan ini diambil setelah mendapat penolakan keras dari sejumlah konfederasi sepak bola dunia, termasuk UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah usulan itu justru memicu perpecahan di kalangan pemangku kepentingan sepak bola internasional. "Setelah mendengarkan dengan seksama seluruh pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari seberapa besar dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai sejak awal," kata Infantino dalam pernyataannya, Jumat (31/7).

Sebelumnya, FIFA berencana membentuk entitas komersial baru yang akan mengelola hak media dan hak komersial, termasuk Piala Dunia. Lewat skema itu, FIFA ingin menarik dana investasi eksternal hingga USD 4,2 miliar berdasarkan valuasi entitas sekitar USD 20 miliar.

Rencana itu memicu penolakan luas. UEFA bahkan disebut mengancam akan memboikot Piala Dunia apabila FIFA tetap melanjutkan proyek tersebut. UEFA, Concacaf, dan AFC menilai proposal disusun tanpa konsultasi yang memadai. Mereka khawatir masuknya modal swasta akan mengubah tata kelola FIFA, prioritas organisasi, hingga mekanisme distribusi pendapatan kepada asosiasi anggota.

Penolakan juga datang dari sejumlah klub elite Eropa, seperti Real Madrid, Juventus, Bayern Munich, dan Borussia Dortmund. Mereka menilai skema monetisasi berpotensi mempengaruhi turnamen FIFA lainnya, termasuk Piala Dunia Antarklub. Bahkan, sejumlah eksekutif internal FIFA dikabarkan ikut menyuarakan keberatan. Salah seorang pejabat organisasi itu menyebut staf FIFA telah 'disesatkan' terkait proposal dan menyerukan agar rencana ditolak.

FIFA sebelumnya menegaskan pembentukan entitas baru bukan berarti menjual organisasi atau Piala Dunia kepada investor. Menurut FIFA, kendaraan investasi ini dirancang untuk meningkatkan nilai hak media dan komersial, sekaligus memperbesar pendanaan bagi program pengembangan sepak bola serta distribusi dana kepada asosiasi anggota.

Infantino juga sempat menjanjikan tambahan pendanaan sebesar USD 12 juta untuk setiap asosiasi anggota selama siklus pesta sepak bola empat tahunan itu, sehingga total dana yang diterima mencapai USD 20 juta. Selain itu, asosiasi juga bisa mengajukan tambahan pembiayaan hingga USD 20 juta untuk proyek jangka panjang seperti pembangunan stadion dan pusat pelatihan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags