Menariknya, kalau dilihat lebih dekat, sembilan dari sepuluh nama di daftar ini berasal dari Amerika Serikat. Hanya satu yang bukan, yaitu Bernard Arnault dari Prancis, sang raja barang mewah LVMH. Dan lagi, delapan dari sepuluh orang tersebut bergerak di sektor teknologi. Ini benar-benar menggambarkan era dominasi siapa saat ini.
Posisi keenam diisi oleh Mark Zuckerberg, CEO Meta, dengan kekayaan sekitar Rp3,82 kuadriliun. Bernard Arnault menyusul di urutan ketujuh dengan 202 miliar dolar.
Lalu ada Steve Ballmer. Mantan CEO Microsoft ini berada di peringkat kedelapan. Kekayaannya melonjak menjadi 166 miliar dolar.
Di bawah Ballmer, ada nama yang sedang sangat panas: Jensen Huang. CEO Nvidia ini kekayaannya mencapai 153 miliar dolar. Perusahaannya sempat kehilangan sebagian nilai pasar, tapi tetap dianggap sebagai salah satu yang paling berharga di dunia.
Dan di posisi kesepuluh, duduk seorang legenda. Warren Buffett, investor paling tersohor itu, mempertahankan tempatnya dengan kekayaan 152 miliar dolar. Di tengah hiruk-pikuk teknologi, sang "Oracle of Omaha" tetap bertahan di jajaran puncak.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak