Struktur kepemilikannya pasca-IPO adalah 20% saham publik, sementara 80% sisanya dipegang oleh pendiri dan pemegang saham lama.
Dengan melantai di Bursa Efek Indonesia, RLCO resmi menjadi perusahaan ke-25 yang melakukan IPO sepanjang tahun 2025. Perusahaan di sektor barang konsumen primer ini sebelumnya melepas 625 juta saham kepada publik.
Sejauh ini, sentimen positif masih mendominasi. Tinggal menunggu waktu apakah momentum ini bisa bertahan hingga sesi-sesi perdagangan berikutnya.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak