Jack Dorsey, pendiri Twitter dan Block, resmi memperkenalkan Buzz, platform komunikasi grup yang dirancang untuk tempat kerja. Aplikasi ini membawa pendekatan unik dengan menempatkan manusia dan agen AI dalam satu ruang obrolan.
Buzz diposisikan sebagai penantang langsung bagi Slack dan GitHub. Platform ini dikembangkan oleh Block, perusahaan yang juga menaungi Square dan Cash App.
Keunggulan utama Buzz terletak pada fleksibilitasnya karena dibangun dengan basis open source. Tim dapat melakukan kustomisasi sesuai kebutuhan alur kerja, dan pengguna memiliki akses penuh ke kode sumber untuk membangun serta menerapkan fitur baru secara mandiri.
Melalui unggahan di X, Dorsey mendeskripsikan Buzz sebagai produk yang model-agnostic, terdesentralisasi, dan self-sovereign. Hal ini memberikan kontrol lebih besar kepada tim dibandingkan platform komunikasi korporasi tertutup.
Buzz mampu menggabungkan berbagai alur kerja ke dalam satu antarmuka terpadu. Pengguna dapat mengelola proyek GitHub langsung dari jendela percakapan yang sama dengan interaksi tim.
Dorsey menyatakan bahwa aplikasi ini dibuat untuk mengurangi ketergantungan pada Slack dan GitHub. Saat ini masih dalam tahap awal pengembangan, tetapi aplikasi desktop Buzz sudah tersedia untuk macOS, Windows, dan Linux.