Christophe Nduwarugira Percepat Adaptasi di PSS Sleman dengan Belajar Bahasa Indonesia

- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:30 WIB
Christophe Nduwarugira Percepat Adaptasi di PSS Sleman dengan Belajar Bahasa Indonesia

Bek asal Burundi, Christophe Nduwarugira, mengaku proses adaptasinya bersama PSS Sleman berjalan mulus. Kini ia fokus mendalami bahasa Indonesia untuk memperlancar komunikasi dengan rekan setim dan pelatih.

Pengalaman bermain di Indonesia selama dua musim bersama Borneo FC menjadi modal berharga. Sebelum bergabung dengan PSS pada bursa transfer BRI Super League 2026/2027, ia telah mengenal gaya hidup dan budaya sepak bola Tanah Air.

"Proses adaptasi mudah karena saya sudah pernah berada di sini. Saya sudah mengenal beberapa hal, seperti bahasa dan makanan. Saya tahu banyak hal tentang kehidupan di sini," ujar Nduwarugira.

Pemain berusia 32 tahun itu juga mulai memahami bahasa Indonesia. "Sekarang saya juga mulai sedikit memahami bahasa Indonesia. Menurut saya, proses adaptasi saya berjalan dengan sangat baik. Sekarang saya sudah tahu banyak kata dalam bahasa Indonesia," katanya.

"Saya sudah berada di sini selama dua tahun, jadi saya memang harus belajar bahasa Indonesia," tutur bek Timnas Burundi tersebut.

Kemudahan aklimatisasi ini membuatnya tidak butuh waktu lama untuk menyatu dengan skuad Super Elang Jawa. Pengetahuan tentang peta persaingan dan karakter pemain Liga Indonesia turut mempercepat pembentukan ikatan dengan rekan setim.

"Saya pikir semua pemain adalah teman. Saya sudah berada di Indonesia selama dua tahun, jadi saya mengenal banyak pemain PSS. Hubungan kami tentu akan mudah terjalin," ungkapnya.

Nduwarugira juga mengungkapkan antusiasmenya untuk segera tampil di laga resmi. Persiapan fisik dan taktik terus dijalani secara intensif menjelang musim baru.

"Menurut saya, atmosfernya sangat bagus. Saya sangat bersemangat untuk segera bermain dalam pertandingan. Saya terus berlatih dan fokus untuk mempersiapkannya. Saya sudah menantikannya," ucapnya.

Rekam jejaknya di Indonesia cukup solid. Selama dua musim di Borneo FC, ia mencatatkan 75 penampilan di berbagai ajang dengan kontribusi empat gol dan satu assist.

Menatap kompetisi anyar, Nduwarugira memilih realistis. Pemain dengan 48 caps dan enam gol bersama Timnas Burundi sejak 2012 itu mengutamakan fokus pada setiap laga.

"Target bersama PSS adalah menjalani pertandingan demi pertandingan. Tidak perlu berpikir langsung ingin menjadi juara. Saya optimistis kami bisa meraih sesuatu yang sangat baik musim ini," tuturnya.

Sebelum berkarier di Indonesia, ia sempat memperkuat sejumlah klub mancanegara seperti LLB Academic, Chibuto, Uniao Madeira, Amora FC, Varzim, Leixoes, dan Academico Viseu.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags