Dua insiden orang tertemper kereta rel listrik (KRL) terjadi di Jakarta pada Kamis pagi, menewaskan seorang pelajar dan seorang pria lanjut usia. Peristiwa itu terjadi di Kalideres, Jakarta Barat, dan Tebet, Jakarta Selatan, dalam waktu yang hampir bersamaan, yakni sekitar pukul 06.30 WIB.
Di Kalideres, seorang siswa SMA berinisial DK (18) tewas setelah motor yang ditumpanginya tertemper KRL di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper. Saat itu, korban dibonceng ayahnya dalam perjalanan menuju sekolah. Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang membenarkan kejadian tersebut. "Infonya ayah dan anak. Korban yang bonceng," ujarnya saat dihubungi.
Ayah korban mengalami luka-luka dalam kecelakaan itu, namun kondisinya belum diketahui secara pasti. "Kalau keadaan korban sekarang belum monitor. Karena ditangani unit Laka Polres," tutur Rihold.
Sementara itu, di Tebet, seorang pria lanjut usia bernama Ishak (80) tewas tertemper KRL di jalur jurusan Bogor-Jakarta Kota, tepatnya di Jalan Kebon Baru RT 06 RW 06, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet. Polisi telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian. "Korbannya seorang laki-laki diketahui bernama Ishak, usia 80 tahun," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi.
Kedua insiden tersebut terjadi di lintas yang berbeda, yakni rute Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan.
Artikel Terkait
Tawuran di Pinggir Rel Ganggu Perjalanan KRL, Penumpuk di Stasiun Cawang Menumpuk
Dua Orang Tewas Tertemper KRL di Jakarta, Polisi Pastikan Kecelakaan
Dua Orang Tewas Tertemper KRL di Tebet dan Kalideres
Komisi V DPR Bakal Panggil Kemenhub dan KAI Usai Dua Orang Tewas Tertemper KRL