Pemerintah Kabupaten Kebumen akan membagikan 3.000 porsi nasi tempelang gratis kepada masyarakat dalam rangka merayakan hari jadi ke-397. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus upaya mempererat kedekatan antara pemerintah dan warga.
Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Kebumen, Muhammad Al Ghaniy Akbar, mengatakan bahwa pembagian nasi tempelang merupakan rutinitas yang sudah menjadi tradisi. "Ini telah menjadi rutinitas Pemkab Kebumen. Setelah adanya Perda No 3 Tahun 2018, hari jadi diganti menjadi 21 Agustus, merujuk pada masa kepemimpinan Bodronolo yang ditetapkan sebagai hari lahir Kebumen yang kini berusia 397 tahun," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (20/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Sasana Pambiwara Diskominfo Kebumen, Rabu (19/8). Turut hadir Kepala Diskominfo Wahyu Siswanti dan Sekretaris Diskominfo Andri Kurniawan.
Rangkaian Acara
Rangkaian hari jadi ke-397 diawali dengan ziarah ke makam leluhur pada Rabu pagi. Agenda kemudian dilanjutkan dengan jamasan pusaka di Pendopo Kabumian pada Kamis (20/8), sebagai simbol perawatan benda budaya. Pada malam harinya, digelar kegiatan religius seperti doa bersama, yasinan, dan semaan Al-Qur'an.
Puncak perayaan jatuh pada Jumat (21/8), dimulai dengan upacara menggunakan pakaian adat dan bahasa Jawa. Setelah upacara, kemeriahan berlanjut dengan pertunjukan tari tradisional lawet cepetan, kuda lumping, dan ditutup dengan flashmob 397 penari.
"Setelah upacara, kita akan melakukan kembul bujana atau makan bersama dengan menyediakan 3.000 porsi nasi tempelang secara gratis di halaman pendopo menggunakan tikar dan karpet bersama masyarakat. Menu ini dipilih sebagai simbol bahwa Pemkab Kebumen merasakan apa yang dirasakan rakyat, dan sebaliknya. Selain itu, ada pembagian gunungan hasil bumi sebagai simbol kedekatan pimpinan dengan masyarakat," jelas Al Ghaniy.
Pemilihan menu nasi tempelang sendiri merupakan hasil evaluasi panitia terkait kendala kesegaran makanan pada perayaan tahun sebelumnya.
Rangkaian perayaan akan berlanjut pada Sabtu (22/8) dengan kirab budaya berjalan kaki yang dimulai dari pendopo pukul 13.00 WIB. Panitia telah menyiapkan pengamanan ekstra agar gunungan hasil bumi yang dibawa dapat mencapai garis finish sebelum dibagikan gratis kepada masyarakat.
Artikel Terkait
Peringatan Hari Jadi ke-397 Kebumen Berlangsung Khidmat dengan Nuansa Adat Jawa
Siswa SMK di Kebumen Dikeluarkan Usai Aniaya Adik Kelas
Kebumen Jadi Lokasi Uji Coba Program Rice Journey untuk Perkuat Tata Kelola Beras Nasional
Lempar Molotov ke Gudang Ekspedisi di Kebumen, Gerombolan Pemuda Jarah Satu Karung Paket