Laga Sengit Hong Kong vs Malaysia di Srikandi Merdeka Cup Berakhir Imbang

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:00 WIB
Laga Sengit Hong Kong vs Malaysia di Srikandi Merdeka Cup Berakhir Imbang

Pertandingan pembuka Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 antara Hong Kong dan Malaysia di Kudus, Jumat (14/8/2026) sore WIB, berakhir dengan skor kacamata 0-0. Kedua tim gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas sepanjang dua babak, meski saling serang terjadi sejak awal laga.

Malaysia tampil lebih mendominasi di babak pertama. Dua peluang dari bola mati yang dilepaskan Putri Mia Alysa binti Ahmad Zakiyamani masih membentur mistar gawang. Jelang turun minum, giliran tandukan pemain Hong Kong, Chon Paige Jiyoon, yang mengenai tiang gawang.

Memasuki babak kedua, Hong Kong meningkatkan tekanan. Chon Paige Jiyoon kembali mengancam lewat sepakan yang lagi-lagi membentur tiang, disusul peluang dari bola liar yang gagal dimaksimalkan Cheng Siu Ying. Meski terus berupaya, kedudukan tetap imbang tanpa gol hingga wasit meniup peluit panjang.

Malaysia Optimistis Hadapi Indonesia

Hasil imbang ini tidak menyurutkan optimisme kapten timnas wanita Malaysia, Keisha Adeliena binti Muhammad Khalid. Ia menegaskan timnya akan tampil lebih baik pada laga berikutnya melawan Indonesia, Minggu (16/8/2026).

"Kami akan terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Masih banyak yang akan kami tampilkan. Ini baru awal, dan insyaallah pada pertandingan berikutnya kami akan meninggalkan stadion dengan meraih 3 poin di tangan kami," ujar Keisha.

Dukungan senada disampaikan jajaran pelatih Malaysia. Pelatih kepala Fairuz Montana bin Zainal Abidin mengakui kekuatan tuan rumah, tetapi menegaskan timnya tidak gentar. "Tentu saja tuan rumah tim Indonesia adalah tim yang bagus, yang persiapannya lebih matang. Namun, dalam sepak bola tidak ada yang mustahil. Impian kami mengalahkan tim Garuda Pertiwi, jadi kami akan berikan yang terbaik untuk menyajikan pertandingan yang luar biasa," katanya.

Hong Kong Bangga Meski Tegang

Di kubu lawan, pelatih Hong Kong, Chan Shuk Chi, memberikan apresiasi atas perjuangan anak asuhnya. Ia menyebut ketegangan yang dialami para pemain muda di turnamen besar merupakan hal yang wajar.

"Menurut saya ini pertandingan yang sangat ketat. Pemain kami masih muda dan ini adalah turnamen yang sangat besar sehingga mereka terlihat sedikit rasa tegang. Meski begitu, mereka bekerja sangat keras dan saya sangat bangga pada mereka," kata Chan.

Chan juga menyoroti proses adaptasi terhadap iklim lokal yang masih dijalani timnya. "Selain itu, ini adalah pertandingan pertama, jadi kami masih harus beradaptasi dengan cuaca. Tapi saya yakin mereka akan terus berkembang," tambahnya.

Kapten tim Hong Kong, Cheung Ching Yan, mengungkapkan kepuasannya atas performa kolektif tim. "Meski kami tidak mencetak gol dalam pertandingan ini, saya rasa tim kami telah mengerahkan 100 persen usaha di lapangan. Untuk setiap taktik dan teknik, kami sudah berikan yang terbaik. Tim kami sangat solid dan bersatu, jadi saya tetap puas dengan penampilan kami di lapangan," ujarnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags