Manajer Manchester United, Michael Carrick, terus mendesak manajemen klub untuk menambah pemain baru pada bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini ditempuh demi memperkuat kedalaman skuad menjelang kembalinya kompetisi Liga Champions.
Kebutuhan akan pemain anyar semakin mendesak karena Setan Merah masih memiliki kelemahan di sektor bek kiri dan gelandang tengah. Upaya perburuan pemain sempat terhambat setelah dua target utama, Elliot Anderson dan Matheus Fernandes, masing-masing memilih bergabung dengan Manchester City dan Tottenham Hotspur.
Sejauh ini, Manchester United baru mengandalkan dua rekrutan anyar, yakni Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa, dengan total belanja mencapai 83 juta pound atau sekitar Rp2 triliun.
Upaya pembenahan skuad tersebut disampaikan langsung oleh Carrick saat membeberkan strategi transfer klub. "Kami menginginkan lebih banyak, kami membutuhkan lebih banyak, kami terus mencari cara untuk mewujudkannya," kata Carrick dilansir dari BBC.
Guna memenuhi kedalaman tim yang ideal, mantan gelandang Timnas Inggris itu menegaskan komitmennya untuk tidak membatasi anggaran belanja selama proses negosiasi berlangsung secara rasional. "Uang tetaplah uang, saya mengerti itu. Kami merasa harus berupaya maksimal dalam segala hal yang kami geluti, sambil tetap realistis dengan sejarah terkini selama periode waktu tertentu," ungkap Carrick.
Carrick juga menekankan pentingnya melampaui standar yang ada demi membawa kembali kejayaan bagi publik Old Trafford. "Untuk saat ini, kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin, tetapi kita harus mendorong setiap batasan yang ada agar bisa menang lagi. Itulah tantangannya," tutur Carrick.
Di tengah perburuan pemain baru, ancaman kehilangan pilar utama muncul dari klub raksasa Turki, Galatasaray, yang dilaporkan The Telegraph bersiap melayangkan tawaran sebesar 50 juta euro serta iming-iming kenaikan gaji dua kali lipat untuk memboyong kapten tim Bruno Fernandes.
Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa Manchester United menolak opsi penjualan gelandang asal Portugal tersebut dan langsung mengambil langkah responsif dengan membuka negosiasi perpanjangan kontrak baru. Langkah ini diambil setelah Fernandes sempat menolak tawaran ambisius dari klub Liga Pro Arab Saudi, Al Hilal, lantaran sang pemain mengaku sakit hati saat muncul rumor keinginan klub untuk melepasnya.
Artikel Terkait
Louis Saha: Manchester United Masih Butuh Gelandang Baru untuk Kurangi Beban Bruno Fernandes
Manchester United Ajukan Tawaran untuk Carlos Baleba, Nilai Transfer Turun Drastis
MU Lebih Tepat Kejar Carlos Romero daripada Jorge Salinas untuk Bek Kiri
Bruno Fernandes Prioritaskan Bertahan di Manchester United, Tolak Tawaran Galatasaray