Kabar Roberto Carlos Masuk Islam, Klaim Sumber Kedua yang Belum Dikonfirmasi

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Kabar Roberto Carlos Masuk Islam, Klaim Sumber Kedua yang Belum Dikonfirmasi

Legenda sepak bola Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos da Silva, dikabarkan telah memeluk Islam di São Paulo, Brasil, sekitar empat pekan lalu. Kabar ini mencuat setelah ia mengucapkan dua kalimat syahadat dalam pertemuan dengan Syekh Jihad Hammadeh, seperti disampaikan politikus Turki Ali Şahin. Namun, hingga Selasa (18/8/2026) malam waktu setempat, kabar tersebut belum mendapat konfirmasi langsung dari Carlos maupun keluarganya.

Kabar ini pertama kali ramai diberitakan media Turki dan kemudian menyebar luas di media internasional serta jejaring sosial. Media Mesir Youm7, dalam laporannya pada Selasa (18/8/2026), menyebut kabar itu telah menjadi perhatian besar setelah dipublikasikan pers Turki. Sementara itu, Daily Sabah, media Turki yang juga memberitakan hal serupa, secara hati-hati menggunakan kata “reportedly” atau “dikabarkan” karena informasi tersebut masih bersumber dari kesaksian tidak langsung dan belum ada pernyataan resmi dari sang legenda.

Ali Şahin, anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) untuk Gaziantep, menyampaikan kabar ini setelah bertemu dengan Syekh Jihad Hammadeh serta sejumlah pengurus organisasi Islam di São Paulo. Menurut Şahin, Hammadeh mengatakan bahwa Roberto Carlos telah berkomunikasi dengannya selama beberapa waktu sebelum berkunjung sekitar empat pekan lalu dan mengikrarkan syahadat sebagai pernyataan memilih Islam.

Pertemuan Şahin dengan tokoh-tokoh Muslim Brasil itu berlangsung di Perhimpunan Pemuda Islam Amal Brasil. Hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain, presiden organisasi itu Charif Neto, presiden Yayasan Masjid Pari Omar Aref, serta perwakilan lembaga sosial dan pendidikan Islam setempat. Hammadeh sendiri diperkenalkan sebagai wakil presiden sekaligus penasihat keagamaan Asosiasi Nasional Ahli Hukum Islam Brasil (ANAJI), meskipun keterangan tentang kedudukan dan organisasinya perlu dibaca berdasarkan sumber yang menyampaikannya.

Setelah pertemuan itu, Şahin mengucapkan selamat kepada Roberto Carlos dan mendoakan agar mantan pemain Fenerbahçe tersebut bersama keluarganya memperoleh kehidupan yang penuh kedamaian, kesehatan, serta keberkahan.

Pernikahan Islami Memicu Perhatian Dunia

Kabar perpindahan agama Carlos mencuat bersamaan dengan beredarnya kembali foto-foto pernikahannya dengan Süheyla atau Souhaila El Tahiri, seorang agen pemain dan pengusaha sepak bola berdarah Maroko yang dilaporkan bermukim di Spanyol. Sejumlah laporan menyebut hubungan keduanya bermula dari kerja sama profesional dalam pengelolaan karier dan kepentingan bisnis pemain sebelum berkembang menjadi hubungan pribadi.

Upacara pernikahan mereka dilaporkan berlangsung dalam suasana keluarga yang sederhana dengan tata cara Islam. Hal ini ditandai dengan kehadiran seorang syekh serta penampilan mempelai perempuan yang mengenakan penutup kepala putih saat prosesi akad. Namun, penyelenggaraan akad menurut tata cara Islam dan latar belakang Muslim seorang pasangan tidak dengan sendirinya dapat dijadikan bukti bahwa pihak lainnya telah berpindah agama.

Kabar pernikahan itu juga bukan peristiwa yang seluruhnya baru. Informasi mengenai hubungan mereka telah muncul sejak Januari 2026, dan sebuah upacara terbatas dilaporkan berlangsung pada 25 Juli sebelum foto-fotonya kembali tersebar luas pada Senin (17/8/2026).

Sampai Rabu (19/8/2026), tidak ditemukan pernyataan langsung dari Roberto Carlos, keluarga, manajemen pribadi, Real Madrid, maupun akun resmi lainnya yang secara terbuka mengesahkan kabar perpindahan agamanya. Karena itu, pernyataan Hammadeh yang diteruskan Şahin masih berkedudukan sebagai klaim sumber kedua, bukan pengumuman autentik yang disampaikan sendiri oleh Roberto Carlos.

Dalam prinsip jurnalistik, perkara agama merupakan informasi pribadi yang sensitif. Kepastian akhirnya harus bersandar pada persetujuan dan pernyataan orang yang bersangkutan, bukan semata-mata foto, dugaan, atau kesaksian berantai.

Sang Penguasa Sayap Kiri dengan Tendangan 140 Kilometer per Jam

Roberto Carlos lahir di Garça, São Paulo, pada 10 April 1973 dan berusia 53 tahun ketika kabar tersebut beredar pada Agustus 2026. Bek kiri berkaki kidal itu membela Real Madrid selama 11 musim, dari 1996 hingga 2007, dengan torehan 527 pertandingan dan 68 gol. Bersama tim nasional Brasil, ia mengoleksi 128 penampilan.

Real Madrid mencatat kecepatan larinya pernah mencapai 100 meter dalam 10,9 detik, sementara kekuatan tendangannya diperkirakan menyentuh 140 kilometer per jam. Kemampuan itu menjadikannya salah satu bek menyerang paling revolusioner dalam sejarah sepak bola. Bersama Los Blancos, Carlos meraih tiga gelar Liga Champions Eropa, empat gelar Liga Spanyol, dua Piala Interkontinental, satu Piala Super Eropa, dan tiga Piala Super Spanyol.

Puncak prestasinya bersama Brasil terjadi ketika memenangkan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, setelah sebelumnya menjadi bagian penting tim yang menembus final Piala Dunia 1998. Setelah meninggalkan Real Madrid, ia bermain untuk Fenerbahçe pada 2007–2009, sehingga mempunyai hubungan emosional kuat dengan penggemar sepak bola Turki. Hal itu menjadi salah satu alasan kabar mengenai dirinya memperoleh perhatian luar biasa di negara tersebut.

Carlos kini tetap berkegiatan sebagai legenda dan duta Real Madrid Foundation, termasuk mendukung program pendidikan sepak bola yang menanamkan nilai penghormatan, kerja sama, usaha, serta pengembangan karakter anak-anak.

Dengan demikian, kabar Roberto Carlos memeluk Islam merupakan perkembangan yang besar dan menarik perhatian dunia. Namun, pernyataan langsung sang legenda tetap menjadi kunci terakhir untuk mengubahnya dari sebuah laporan menjadi fakta yang terkonfirmasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags