Anggaran Bunga Utang 2027 Capai Rp650 Triliun, Setara Rp1,78 Triliun per Hari

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40 WIB
Anggaran Bunga Utang 2027 Capai Rp650 Triliun, Setara Rp1,78 Triliun per Hari

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp650,31 triliun untuk membayar bunga utang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Jumlah tersebut setara dengan 15,87 persen dari total belanja negara yang direncanakan mencapai Rp4.097,19 triliun.

Jika dirinci lebih jauh, beban bunga utang ini berarti pemerintah harus mengeluarkan sekitar Rp1,78 triliun per hari, Rp74,24 miliar per jam, atau Rp1,24 miliar setiap menitnya. Angka itu belum termasuk pembayaran pokok utang yang juga harus dilunasi.

Besarnya alokasi bunga utang ini menyita porsi signifikan dari belanja negara, sehingga membatasi ruang fiskal pemerintah untuk mendanai program pembangunan. Sebagai gambaran, anggaran tersebut jauh melampaui anggaran tahunan banyak kementerian teknis, bahkan bisa menyamai atau melebihi total anggaran infrastruktur, perlindungan sosial, atau kesehatan dalam satu tahun anggaran.

Dampaknya, semakin sedikit uang pajak masyarakat yang bisa langsung disalurkan menjadi fasilitas publik seperti jalan, rumah sakit, subsidi energi, atau peningkatan kualitas pendidikan. Setiap rupiah yang dipakai untuk membayar bunga utang adalah rupiah yang hilang untuk investasi produktif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di atas lima persen.

Selain itu, jika sebagian utang dalam mata uang asing seperti dolar AS, pelemahan nilai tukar rupiah bisa membuat beban pembayaran bunga membengkak dari yang dianggarkan. Untuk membayar bunga dan pokok utang yang jatuh tempo, pemerintah sering kali harus menerbitkan utang baru atau refinancing, yang berpotensi menciptakan lingkaran setan utang bila pertumbuhan ekonomi tidak mampu mengimbangi laju utang.

Total Utang Pemerintah

Hingga akhir Juni 2026, total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp10.293,69 triliun, berdasarkan data resmi Kementerian Keuangan. Jumlah itu setara dengan 41,26 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Sejak Presiden Prabowo Subianto menjabat pada Oktober 2024, utang pemerintah bertambah Rp1.819,79 triliun, atau rata-rata Rp2,72 triliun per hari.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags