Ekonom Ferry Latuhihin meragukan target pertumbuhan ekonomi 6 persen yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di DPR pada 14 Agustus lalu. Menurutnya, target itu berbeda dari pandangan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebut angka tersebut sulit meski bukan mustahil.
“Menurut saya angka itu 6 persen itu hampir sama sekali tidak mungkin,” kata Ferry lewat kanal YouTube-nya yang tayang Senin (17/8/2026).
Ia menjelaskan, untuk mencapai pertumbuhan 6 persen, dibutuhkan tambahan investasi setidaknya Rp3.000 triliun, mengingat rasio ICOR (Incremental Capital Output Ratio) Indonesia yang menurutnya sudah berada di atas angka enam, indikasi bahwa perekonomian nasional belum efisien.
Ferry menambahkan, beban bunga utang negara turut membebani ruang fiskal pemerintah untuk mendorong pertumbuhan lebih tinggi.
Artikel Terkait
Prabowo Tinjau Karhutla di Kalteng, Pimpin Rapat Penanganan
Prabowo Tinjau Langsung Lokasi Karhutla di Kubu Raya, Kalbar
Ekonom Ingatkan Target Pertumbuhan 6 Persen Butuh Konsistensi dan Konsolidasi Fiskal
Prabowo Tinjau Langsung Titik Karhutla di Kalimantan Barat