Dishub dan Polda Metro Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Aksi Demo di Jakarta

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:36 WIB
Dishub dan Polda Metro Siagakan Ribuan Personel untuk Amankan Aksi Demo di Jakarta

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak aksi demonstrasi pada Selasa (18/8). Imbauan ini disampaikan menyusul adanya rencana aksi unjuk rasa di sejumlah titik di ibu kota.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan pihaknya telah menyiagakan 60 petugas untuk membantu mengantisipasi kepadatan lalu lintas di wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi pusat keramaian. “Masyarakat diimbau menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak, khususnya Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, dan kawasan Monas,” ujar Budi dalam keterangan resminya.

Selain kawasan tersebut, Dishub juga meminta masyarakat mewaspadai titik-titik lain yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa, seperti Tugu Proklamasi, LBH Jakarta di Jalan Diponegoro, serta depan SMPN 8 di Jalan Pegangsaan Barat. Masyarakat yang hendak melintasi area-area tersebut diminta menyesuaikan waktu perjalanan dan mempertimbangkan jalur alternatif.

Budi menambahkan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan. “Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak aksi. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan. Petugas kami siagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat,” jelasnya.

Dishub DKI juga akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan Kepolisian serta unsur terkait dalam pengaturan lalu lintas. Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas, berhati-hati saat berkendara, serta memanfaatkan transportasi umum dan jalur alternatif apabila terjadi perubahan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Polda Metro Kerahkan Ribuan Personel

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyiapkan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi demo dan 16 kegiatan masyarakat yang berlangsung di sejumlah wilayah Jakarta pada hari yang sama. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan ribuan personel tersebut terdiri dari 5.670 personel Polda Metro Jaya, 222 personel Polres jajaran, 1.500 personel TNI, dan 1.850 personel BKO Mabes Polri.

“Adapun personel yang sudah dipersiapkan 9.242 personel ini terdiri dari Polda Metro Jaya 5.670 personel, Polres jajaran 222 personel, TNI 1.500 personel, dan BKO Mabes Polri 1.850 personel,” kata Budi usai apel kesiapan pengamanan di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

Budi menjelaskan, pengerahan personel TNI-Polri dilakukan untuk memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik. “Kehadiran petugas TNI-Polri dan pemerintah provinsi DKI memberikan rasa aman agar apa yang disampaikan tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Terkait rekayasa lalu lintas, polisi juga akan menerapkannya secara situasional dengan melihat kondisi di lapangan. “Apabila ada kepadatan arus lalu lintas, dan kami jamin rekayasa lalu lintas sifatnya situasional,” kata Budi.

Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah kawasan seperti Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi, dan Jalan Sudirman merupakan pusat aktivitas masyarakat di Jakarta. Karena itu, polisi mengimbau massa mempertimbangkan lokasi penyampaian aspirasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.