Atletico Madrid dilaporkan mulai bersedia melepas Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas ini. Namun, ada satu syarat yang mereka pegang teguh: sang penyerang tidak boleh bergabung dengan Barcelona.
Menurut laporan El Chiringuito TV, klub asal ibu kota Spanyol itu ingin menghindari skenario di mana Alvarez justru memperkuat rival langsung mereka di La Liga. Sikap ini menjadi penghalang terbesar bagi keinginan pemain berusia 26 tahun tersebut untuk pindah ke Camp Nou.
Alvarez sendiri dikabarkan tetap bertekad meninggalkan Atletico. Ia yakin klub pada akhirnya akan terpaksa menegosiasikan kepergiannya, dan Barcelona menjadi tujuan utama yang ia idamkan untuk tahap berikutnya dalam kariernya.
Di sisi lain, situasi ini menarik perhatian Arsenal. Klub asal London itu terus menjalin komunikasi dengan pihak pemain, namun Alvarez telah menegaskan kepada Mikel Arteta bahwa ia tidak ingin pindah ke Emirates Stadium.
Penolakan tersebut membuat Atletico berada dalam posisi pelik. Mereka mungkin setuju untuk menjual Alvarez, tetapi solusi yang mereka inginkan tidak melibatkan Barcelona. Rencana mereka saat ini adalah melepas sang pemain sambil memastikan ia tidak berlabuh di klub Catalan tersebut.
Sikap Alvarez, yang memandang Barcelona sebagai tujuan paling diinginkan, bisa menyulitkan rencana tersebut. Arsenal tetap menjadi opsi dari sudut pandang Atletico, namun pemain asal Argentina itu tidak berminat bergabung dengan tim asuhan Arteta.
Kebuntuan antara klub dan pemain
Situasi ini menciptakan kebuntuan nyata antara kedua belah pihak. Atletico lebih memilih mengarahkan Alvarez ke tujuan lain, sementara sang penyerang diperkirakan akan terus mendesak kepindahan ke Barcelona.
Rasa frustrasi pun mulai muncul di pihak Alvarez. Ia merasa kecewa dengan perkembangan situasi yang terjadi dan tidak bahagia dengan kondisinya saat ini. Jika hubungan tersebut terus memburuk, Atletico bisa segera menghadapi situasi yang jauh lebih rumit.
Pertemuan antara Julian Alvarez dan CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari mendatang setelah sempat tertunda beberapa kali. Alvarez berencana memanfaatkan pembicaraan ini untuk mendapatkan kejelasan mengenai masa depannya dan mendorong Atletico agar memulai negosiasi dengan Barcelona.
Ia akan berupaya meyakinkan klub bahwa kesepakatan dengan raksasa Catalan tersebut merupakan solusi terbaik. Oleh karena itu, percakapan ini bisa menjadi penentu langkah selanjutnya. Jika Atletico melunakkan sikap mereka, negosiasi dengan Barcelona akhirnya bisa dimulai. Namun, jika mereka terus menghalangi kepindahan tersebut, Alvarez mungkin harus memutuskan seberapa keras ia bersedia memperjuangkan kepindahannya ke klub tujuan yang ia inginkan.