Gempa Susulan di NTT Capai 2.119 Kali, Korban Meninggal 68 Jiwa

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:31 WIB
Gempa Susulan di NTT Capai 2.119 Kali, Korban Meninggal 68 Jiwa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 2.119 gempa bumi susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Selasa (18/8) pukul 05.00 WIB. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari rangkaian aktivitas seismik setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya.

Dalam keterangan resminya, BMKG menyebutkan bahwa dari total gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar mencapai 6,2. Sementara itu, gempa dengan magnitudo di atas 5 tercatat sebanyak 24 kali, dan gempa terkecil memiliki magnitudo 1,3.

Bencana gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8) pagi itu telah menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi (Plt Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan, menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 68 jiwa.

"Data yang kami peroleh hingga saat ini sebanyak 68 jiwa, sekali lagi 68 jiwa yang meninggal," ujar Berton dalam konferensi pers daring pada Senin (17/8).

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan 213 orang mengalami luka-luka. "Sedangkan jumlah yang luka-luka saat ini ditemukan sebanyak 213 jiwa," tandasnya.

Guncangan gempa yang kuat tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga merusak sejumlah sarana umum dan rumah warga. Hingga kini, upaya penanganan darurat dan pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.