Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Jadi Lawan Timnas Indonesia

- Senin, 17 Agustus 2026 | 05:20 WIB
Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Jadi Lawan Timnas Indonesia

Bangladesh dipastikan akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 menggantikan India yang mundur. Tim berperingkat 181 FIFA itu akan bergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Keputusan Bangladesh menerima undangan turnamen ini diumumkan setelah India memilih batal berpartisipasi karena harus menjalani laga uji coba melawan Brasil. Dengan demikian, komposisi Grup A berubah dan Bangladesh menjadi peserta dengan peringkat terendah di antara tim-tim lain di grup tersebut.

Keikutsertaan Bangladesh tentu menjadi sorotan, mengingat posisinya yang jauh di bawah lawan-lawannya. Namun, bagi Bangladesh, ajang ini justru dilihat sebagai kesempatan berharga untuk menguji kemampuan melawan tim-tim yang lebih kuat secara internasional.

Keputusan untuk bergabung dalam turnamen yang akan digelar di Indonesia pada 21 September hingga 3 Oktober 2026 ini diambil oleh Komite Tim Nasional (NTC) Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF). Sebelumnya, mereka dihadapkan pada dua pilihan: menerima undangan bermain di Indonesia atau menggelar turnamen empat negara di Dhaka.

“Pada hari Jumat menyetujui untuk menerima undangan untuk berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA di Indonesia,” tulis The Daily Star.

Alasan Bangladesh Menerima Undangan

NTC BFF menilai pertandingan melawan tim-tim berkualitas tinggi akan menjadi persiapan yang baik bagi Bangladesh menuju Kejuaraan SAFF. Anggota NTC sekaligus anggota komite eksekutif BFF, Sayed Hasan Kanon, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah melalui pembahasan panjang.

“Presiden BFF dan ketua NTC Tabith Awal meminta pendapat anggota NTC mengenai apakah akan berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA atau menjadi tuan rumah turnamen empat negara di Dhaka,” kata Kanon.

Setelah mempertimbangkan berbagai faktor, akhirnya mereka memilih tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Kualitas lawan menjadi pertimbangan utama, seperti diungkapkan Kanon: “Kami sepakat untuk berpartisipasi dalam Piala ASEAN FIFA sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh untuk Kejuaraan SAFF mendatang, karena Bangladesh akan menghadapi lawan yang lebih kuat.”

Selain itu, ada keuntungan finansial yang membuat keputusan ini semakin masuk akal. Penyelenggara akan menanggung akomodasi dan tiket pesawat, serta memberikan uang partisipasi kepada Bangladesh.

“Selain itu, Bangladesh akan menerima uang partisipasi sementara tuan rumah akan menyediakan akomodasi dan tiket pesawat, jadi ini adalah pilihan yang baik bagi kami daripada menyelenggarakan turnamen empat negara di Dhaka,” jelas Kanon.

Dengan peringkat 181 FIFA, Bangladesh kini punya kesempatan untuk menambah pengalaman internasional dan mengukur kemampuan mereka. Pelatih dan federasi berharap turnamen ini bisa menjadi batu loncatan untuk tampil lebih baik di Kejuaraan SAFF.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags