Mobil Sedan Tertemper KRL di Perlintasan Cisauk, Perjalanan Tertunda 4 Menit

- Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:36 WIB
Mobil Sedan Tertemper KRL di Perlintasan Cisauk, Perjalanan Tertunda 4 Menit

Sebuah mobil sedan tertemper KRL di perlintasan langsung KM 34 00 petak jalan Cisauk-Parung Panjang, antara Stasiun Cisauk dan Stasiun Cicayur, pada Sabtu (15/8) pukul 16.30 WIB. Insiden ini menyebabkan perjalanan Commuter Line rute Rangkas Bitung-Tanah Abang sempat tertahan sekitar 10 menit.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan bahwa mobil tersebut menyeberang dari arah selatan ke utara saat KRL melintas. Informasi ini diperoleh dari kesaksian warga sekitar. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk memeriksa kondisi sarana dan mengamankan perjalanan kereta.

“Pada pukul 16.32 WIB, setelah dilakukan pengecekan rangkaian di Stasiun Cisauk, terdapat baret pada bagian depan sebelah kanan. Namun demikian Commuter Line dapat melanjutkan perjalanan kembali,” jelas Leza, Minggu (16/8).

Evakuasi kendaraan yang tertemper dilakukan dengan koordinasi bersama Polsek Cisauk. “Commuter Line No. 1753D tertahan kurang lebih 10 menit di lokasi kejadian,” ujar Leza. Akibat insiden ini, perjalanan kereta tersebut mengalami keterlambatan 4 menit.

Leza mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), pengguna jalan raya wajib mendahulukan kereta api, berhenti saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai menutup, serta memberikan hak utama kepada kereta karena tidak dapat berhenti secara mendadak.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengendara dan masyarakat yang melintas di pintu perlintasan untuk tetap mengutamakan perjalanan Commuter Line. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, mobil sedan berkelir silver itu tampak ringsek tertabrak kereta.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler