Karier Tijjani Reijnders di Liga Inggris hanya bertahan satu musim. Gelandang Timnas Belanda berdarah Indonesia itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan klub Liga Pro Saudi, Al-Qadisiyya, dengan nilai transfer mencapai €61 juta.
Kepindahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Reijnders di Manchester City, klub yang baru ia perkuat sejak musim lalu. Selama semusim di Etihad Stadium, pemain berusia 28 tahun itu mencatatkan 50 penampilan dengan kontribusi tujuh gol dan delapan assist.
Kepergian Reijnders tak lepas dari perubahan komposisi lini tengah Manchester City. Kedatangan Elliot Anderson dengan nilai transfer yang disebut mencapai €135 juta membuat persaingan di sektor tersebut semakin ketat. Alhasil, posisi Reijnders di tim utama mulai tergusur.
Manajer Pep Guardiola lebih sering mengandalkan duet Bernardo Silva dan Rodri di lini tengah. Meski sempat dikaitkan dengan Nottingham Forest, Al-Qadisiyya akhirnya menjadi tujuan final Reijnders. Ia dilaporkan menandatangani kontrak berdurasi lima musim dengan total gaji sekitar €100 juta.
Bergabung dengan Al-Qadisiyya
Al-Qadisiyya menjadi pelabuhan baru Reijnders di tengah ambisinya melanjutkan karier di level internasional. Klub tersebut mengakhiri musim lalu di posisi keempat Liga Pro Saudi, dengan materi pemain seperti Mateo Retegui dan Julian Quiñones di lini depan.
Kehadiran Reijnders diharapkan memperkuat lini tengah sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim. Pengalamannya di Eredivisie, Serie A, Premier League, serta pentas internasional menjadi nilai tambah besar bagi klub.
Di level tim nasional, Reijnders masih menjadi bagian penting skuad Belanda. Ia telah mengoleksi 35 caps dan mencetak tujuh gol. Namun, langkah Belanda di Piala Dunia terhenti setelah ditahan imbang 1-1 oleh Maroko, kemudian kalah 2-3 melalui adu penalti.
Berpeluang Susul Eliano Reijnders ke Persib?
Kepindahan Tijjani ke Arab Saudi turut menyita perhatian publik Indonesia. Pasalnya, ia memiliki darah keturunan Indonesia. Adiknya, Eliano Reijnders, lebih dahulu memilih membela Timnas Indonesia dan kini memperkuat Persib Bandung.
Kondisi itu membuka spekulasi mengenai kemungkinan Tijjani suatu saat mengikuti jejak sang adik berkarier di Indonesia. Apalagi, hubungan Tijjani dengan Indonesia cukup dekat melalui keluarganya. Meski demikian, hingga kini belum ada indikasi konkret bahwa pemain kelahiran Zwolle tersebut akan merumput di kompetisi Indonesia.
Karier Tijjani masih berada di level tinggi. Setelah meninggalkan Manchester City, ia akan mencoba peruntungan bersama Al-Qadisiyya di Liga Pro Saudi. Jika suatu hari memutuskan bermain di Indonesia, kehadirannya tentu bakal menjadi salah satu transfer terbesar dalam sejarah sepak bola nasional.
Untuk saat ini, perjalanan sang gelandang masih berlanjut di Arab Saudi, sementara Eliano Reijnders tetap menjalani kariernya bersama Persib Bandung dan Timnas Indonesia.
Artikel Terkait
Manchester City Bidik Manu Kone untuk Perkuat Lini Tengah
Bernardo Silva Resmi Bergabung dengan Real Madrid
Manchester City Siapkan Tawaran untuk Enzo Fernandez, Chelsea Pasang Harga 120 Juta Pounds
Liverpool dan Manchester City Sama-Sama Incar Adam Wharton, Palace Tegas Menolak Jual