Bangladesh dipastikan akan menggantikan India pada FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) menyetujui undangan untuk tampil. Keputusan ini mengubah komposisi Grup A Divisi 1, di mana Timnas Indonesia kini berpotensi menghadapi Malaysia, Singapura, dan Bangladesh pada turnamen yang dijadwalkan berlangsung 24 September hingga 3 Oktober 2026.
Anggota Komite Tim Nasional (NTC) sekaligus Komite Eksekutif BFF, Syed Hasan Kanan, mengatakan pihaknya telah sepakat ambil bagian. Menurutnya, turnamen ini menjadi bagian penting dari persiapan Bangladesh menghadapi SAFF Championship, sekaligus kesempatan menguji kekuatan melawan tim-tim Asia Tenggara.
“Sebagai bagian dari persiapan Timnas Bangladesh menghadapi SAFF Championship mendatang, kami sepakat untuk berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup. Sebab, di sana Bangladesh akan mendapatkan kesempatan menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat,” kata Kanan, dilansir dari Somoy News, Minggu (16/8/2026).
Keikutsertaan Bangladesh juga dinilai menguntungkan dari sisi pembiayaan. Mereka tidak perlu menggelar turnamen sendiri di Dhaka untuk mendapatkan pertandingan kompetitif. Penyelenggara disebut akan menanggung biaya akomodasi dan perjalanan udara, plus dana partisipasi.
“Selain itu, Bangladesh juga akan mendapatkan dana sebagai peserta. Pihak penyelenggara akan menanggung biaya akomodasi dan perjalanan udara. Jadi, dibandingkan menggelar turnamen empat negara di Dhaka, ini merupakan kesempatan yang lebih baik bagi kami,” terang Kanan.
Indonesia Berpotensi Hadapi Hamza Choudhury
Bagi Timnas Indonesia, kehadiran Bangladesh menghadirkan lawan baru setelah India memutuskan mundur. Di atas kertas, Indonesia tetap lebih diunggulkan. Namun, Bangladesh bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata.
Tim tersebut tengah berupaya meningkatkan kualitas skuadnya, salah satunya melalui kehadiran pemain naturalisasi. Nama Hamza Choudhury menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Gelandang berpengalaman di sepak bola Inggris itu kini memperkuat Timnas Bangladesh.
Kehadiran pemain seperti Hamza membuat Bangladesh memiliki tambahan pengalaman menghadapi pertandingan internasional. Indonesia pun harus tetap serius mempersiapkan diri, terlebih FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk tampil dengan kekuatan terbaik.
Berbeda dengan Piala AFF 2026 yang tidak masuk kalender FIFA, turnamen ini berlangsung dalam periode FIFA sehingga klub memiliki kewajiban melepas pemain untuk tugas internasional.
India Pilih Hadapi Brasil
Sebelumnya, India memutuskan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena memilih menjalani pertandingan uji coba melawan Brasil. India dijadwalkan menghadapi Brasil di Kolkata pada 3 Oktober 2026. Laga tersebut dianggap sebagai kesempatan langka bagi sepak bola India untuk menghadapi salah satu kekuatan terbesar dunia.
Keputusan India tersebut membuat slot mereka di FIFA ASEAN Cup harus diisi oleh negara lain. Bangladesh kemudian muncul sebagai kandidat pengganti dan disebut telah menyetujui undangan untuk tampil.
Perubahan tersebut juga berdampak pada kalender sepak bola Asia Selatan. SAFF Championship 2026 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada September dipindahkan ke November agar India tetap dapat ambil bagian. Bangladesh akan menjadi tuan rumah SAFF Championship yang dijadwalkan berlangsung pada 4-17 November 2026.
Komposisi Grup FIFA ASEAN Cup 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 menggunakan format dua divisi. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1, sedangkan Hong Kong dipercaya menggelar pertandingan Divisi 2. Jika Bangladesh resmi menggantikan India, Grup A Divisi 1 akan dihuni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Grup B terdiri dari Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Untuk Divisi 2, Grup A dihuni Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Grup B mempertemukan Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Perubahan komposisi tersebut membuat persaingan Grup A memiliki cerita baru. Indonesia memang kehilangan India sebagai calon lawan yang secara kekuatan cukup diperhitungkan, tetapi Bangladesh datang dengan motivasi tinggi. Bagi Bangladesh, FIFA ASEAN Cup menjadi kesempatan menguji kualitas skuad sebelum menghadapi SAFF Championship. Sementara bagi Indonesia, turnamen ini menjadi momentum untuk membuktikan kekuatan Skuad Garuda ketika dapat tampil dengan komposisi pemain terbaik.
Artikel Terkait
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Ujian Penentu Masa Depan John Herdman di Timnas Indonesia
Pemprov DKI Siapkan Dua Lokasi Latihan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Siap Berlaga di Divisi Premier
Erick Thohir dan Pramono Anung Bahas Persiapan Indonesia sebagai Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026