Mantan Petinju Prichard Colón Meninggal Dunia Usai 11 Tahun Koma

- Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Mantan Petinju Prichard Colón Meninggal Dunia Usai 11 Tahun Koma

Prichard Colón, mantan petinju asal Puerto Riko yang sempat menjadi sorotan dunia karena perjuangannya melawan cedera otak parah, akhirnya meninggal dunia pada usia 33 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh dua badan tinju dunia, World Boxing Council (WBC) dan World Boxing Organization (WBO).

Colón mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan panjang akibat pendarahan otak yang dideritanya dalam pertarungan melawan Terrel Williams pada 2015 di Fairfax, Virginia. Kekalahan itu menjadi satu-satunya dalam karier profesionalnya yang sebelumnya gemilang dengan 16 kemenangan beruntun, termasuk 13 di antaranya lewat knockout.

Analisis resmi menyebutkan bahwa cedera parah tersebut dipicu oleh pukulan ilegal yang dilancarkan bertubi-tubi ke bagian belakang kepala. Tim medis terpaksa melakukan operasi darurat untuk mengurangi tekanan di otaknya. Setelah itu, Colón menghabiskan 211 hari dalam koma dan hidup dalam kondisi vegetatif selama 11 tahun.

WBC memberikan penghormatan mendalam, menyebut Colón sebagai "Juara Hati" yang menjadi simbol global ketahanan, iman, dan martabat. Organisasi itu juga mengapresiasi keluarga yang setia mendampingi selama masa perawatan panjang. Sementara itu, WBO menggambarkan perjuangan Colón sebagai salah satu kisah hidup paling mengharukan dan berani yang pernah disaksikan dunia olahraga.

"Dia seorang pejuang hingga akhir hayat," ujar perwakilan WBO. Lembaga tersebut juga menambahkan bahwa keberanian, kekuatan, dan semangat bertarung Colón melampaui batas ring tinju. Apresiasi serupa disampaikan untuk pengorbanan dan dedikasi keluarganya, yang disebut sebagai bukti ketahanan dan cinta yang tak tergoyahkan.

Tragedi ini mencuatkan kembali evaluasi terhadap regulasi keselamatan atlet di dalam ring. Kedua badan tinju dunia menegaskan bahwa insiden ini mendorong kajian menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Di sisi lain, kekalahan Colón dari Williams saat itu ditetapkan melalui diskualifikasi karena tim sudut Williams melepas sarung tangan sebelum ronde kesepuluh usai. Williams sempat beristirahat dua tahun sebelum akhirnya pensiun pada 2019 dan kini berkiprah sebagai pelatih tinju di Los Angeles.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags