Bos yang Viral Pecat 900 Karyawan via Zoom Kini Dipecat, Berjuang Kembali ke Kursi CEO

- Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB
Bos yang Viral Pecat 900 Karyawan via Zoom Kini Dipecat, Berjuang Kembali ke Kursi CEO

Vishal Garg, CEO Better Home & Finance yang pernah memecat 900 karyawan melalui panggilan Zoom singkat pada 2021, kini menghadapi nasib serupa. Ia dilaporkan telah dipecat oleh dewan direksi perusahaan pada awal Agustus lalu dan kini berupaya keras untuk merebut kembali posisinya.

Garg, yang sempat menjadi sorotan internasional karena tindakannya yang kontroversial, digantikan oleh Daniel Lewis, seorang manajer hedge fund yang baru bergabung dengan dewan direksi sebulan sebelum pemecatan tersebut. Dalam pernyataannya, Garg mengaku dikhianati oleh Lewis yang dianggapnya telah menipu untuk masuk ke jajaran direksi.

“Dia menipu saya. Dia bilang menyukai strategi perusahaan. Dia memuji kami dalam hal X dan menggunakan itu untuk masuk ke dewan direksi lalu mendapat kepercayaan kami,” ujar Garg kepada CNN, Minggu (16/8/2026).

Garg tidak tinggal diam. Ia telah menyewa pengacara terkenal Alex Spiro dan mengirimkan surat kepada dewan direksi yang menuntut pengembalian jabatannya. Bahkan, ia menawarkan diri untuk digaji hanya 1 dolar per tahun hingga perusahaan kembali meraih keuntungan, setelah itu ia bersedia meninggalkan kursi CEO.

Kontroversi Garg bermula pada Desember 2021, ketika ia memanggil lebih dari 900 karyawan dalam rapat Zoom menjelang libur akhir tahun. Alih-alih memberikan kabar gembira, ia justru mengumumkan pemecatan mereka secara massal. Aksi tersebut viral dan menjadikan Garg simbol manajemen yang kejam. Ia sempat mengambil jeda dari jabatannya akibat reaksi negatif publik, sebelum akhirnya kembali memimpin perusahaan.

Kini, kondisi keuangan Better Home & Finance yang naik-turun menjadi pemicu ketegangan di ruang rapat. Pada masa booming refinancing saat pandemi Covid-19, ketika suku bunga hipotek turun di bawah 3 persen, nilai perusahaan sempat mencapai 8 miliar dolar AS. Namun, dengan suku bunga hipotek yang kini mendekati 7 persen dan permintaan refinancing yang runtuh, nilai pasar perusahaan merosot tajam ke kisaran 300 juta dolar. Penjualan tahunan pun anjlok dari 1,5 miliar dolar pada 2021 menjadi hanya 70 juta dolar pada 2023.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler