Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil BMW X5 XDrive, sebuah becak, dan tiga gerobak terjadi di Jalan Pungkur, Kelurahan Balonggede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka, satu di antaranya luka berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika mobil BMW dengan nomor polisi B-2028-AFB melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Pungkur. Pengemudi diduga kurang konsentrasi saat berkendara, sehingga menyebabkan mobil hilang kendali dan menabrak sejumlah orang serta gerobak di tepi jalan.
"Untuk sementara, dari hasil penyelidikan awal diduga pengendara kurang berkonsentrasi saat berkendara," kata Fiekry dalam keterangannya, Minggu (16/8).
Setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut menabrak Edeng, seorang pengayuh becak yang sedang berada di dalam becaknya. Setelah itu, mobil melanjutkan lajunya dan menabrak seorang pedagang bernama Kurniati yang sedang berjualan di sisi kiri jalan. Tak berhenti di situ, mobil juga menabrak dua gerobak yang berada di sekitar lokasi.
Akibat rangkaian benturan tersebut, Edeng mengalami luka berat, sementara Kurniati mengalami luka ringan. Keduanya segera dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan penanganan medis. Fiekry memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi masih dalam proses pendataan.
"Korban ada dua orang, satu mengalami luka berat dan satu luka ringan. Untuk korban meninggal dunia nihil. Keduanya sudah dievakuasi ke RSHS untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata pengemudi dan korban, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. "Untuk faktor kendaraan masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum. Kami juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan akan dilanjutkan dengan gelar perkara awal," kata Fiekry.
Jalan Pungkur sendiri memiliki lebar sekitar delapan meter dan merupakan jalan arteri dengan kondisi aspal baik serta dilengkapi marka jalan. Ruas jalan ini memiliki kontur berbelok dan digunakan untuk lalu lintas dua arah, sehingga pengemudi diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada faktor manusia, yaitu pengemudi BMW yang kurang konsentrasi ketika melintas di lokasi kejadian.