Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus seorang bandar besar narkoba dalam penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penangkapan ini sekaligus membuka jalan untuk memburu jaringan bandar lain yang masih berkeliaran di wilayah tersebut.
Operasi yang berlangsung pada Kamis (13/8) itu bermula dari penangkapan seorang pria berinisial MR, yang akrab disapa Bos Gendut. Ia merupakan salah satu bandar yang selama ini beroperasi di Kampung Bahari. "Awalnya kita tangkap bosnya ini di sekitar Kampung Bahari, kemudian kita bawa ke dalam untuk pengembangan," ujar Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, saat dihubungi Minggu (16/8).
Setelah MR ditangkap, petugas membawanya kembali ke Kampung Bahari untuk menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba miliknya. Namun, saat pengembangan berlangsung, para loyalis MR justru menyerang petugas. Massa melempari petugas dengan mercon, tetapi perlawanan itu berhasil dipadamkan. Sejumlah loyalis MR ikut diamankan dalam insiden tersebut.
Buronan Sejak 2025
BNN mengungkapkan bahwa MR merupakan buronan yang telah dicari sejak 2025. Ia terlibat dalam kasus kepemilikan sabu seberat 98 kilogram yang diungkap BNN pada November 2025. "Salah satu dari gembong narkoba tersebut merupakan buronan terkait dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR atau Bos Gendut," kata Roy Hardy.
Dalam operasi kali ini, MR ditangkap bersama dua loyalisnya. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain ganja, senjata api, samurai, peluru, handphone, serta aset lainnya. "Barang bukti narkotika jenis ganja atau gorila yang ada di sebelah kiri. Kemudian barang bukti uang, kemudian senjata api, ada samurai, ada beberapa peluru, ada handphone, ada aset-aset lain, termasuk di depan rekan-rekan ada mobil 2," jelas Roy Hardy saat konferensi pers.
Barang bukti yang dipamerkan mencakup dua unit mobil mewah, yaitu BMW dan Vespa. MR sendiri ditangkap di sebuah klinik kecantikan di Mangga Besar. "Yang satu BMW pada saat kita menangkap MR tadi di beauty kecantikan atau salon kecantikan yang ada di Mangga Besar. Sedangkan yang dua lagi kita amankan berada di sekitar TKP dengan barang bukti yang ada salah satunya adalah Vespa dan mobil," pungkasnya.