Prabowo Sampaikan Duka dan Perintahkan Percepatan Penanganan Gempa NTT

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:15 WIB
Prabowo Sampaikan Duka dan Perintahkan Percepatan Penanganan Gempa NTT

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026). Dalam pernyataannya melalui akun media sosial Instagram @prabowo, ia menulis, "Turut berduka atas musibah gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur."

Kepala Negara langsung memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk segera melakukan penanganan dan memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan yang dibutuhkan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya menyebutkan bahwa Presiden Prabowo telah menugaskan sejumlah pejabat pusat untuk turun langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini.

"Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini," ujar Seskab Teddy.

Pejabat yang ditugaskan antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial. Turut diberangkatkan tim dari sejumlah BUMN dan lembaga terkait, seperti PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog, untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Pemerintah juga telah mengirimkan bantuan kebutuhan pokok. Sebanyak 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere. "Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak," kata Seskab Teddy.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags