Bangladesh semakin kokoh di pertandingan uji coba melawan Australia setelah berhasil memperlebar keunggulan menjadi 219 run. Hingga sesi makan siang pada hari ketiga di Stadion Marrara, Darwin, Sabtu (15/8/2026), tim tamu mengumpulkan skor 417-8.
Memulai hari dengan posisi 351-6, Bangladesh menambah 66 run pada sesi pagi. Meski kehilangan dua wicket, dominasi mereka tidak surut, sebagian berkat penampilan lapangan Australia yang kurang maksimal.
Mehidy Hasan Miraz menjadi bintang dengan mencatatkan 65 run tanpa terkalahkan dari 152 bola. Angka tersebut ditutup dengan lemparan enam yang spektakuler saat menghadapi Cameron Green pada bola terakhir sesi pagi.
Pemain serba bisa itu mencapai setengah abad pertamanya dalam 117 bola, yang mencakup lima pukulan batas. Ia juga membangun kemitraan solid bersama Taskin Ahmed, yang mengemas 12 run tanpa kehilangan wicket hingga jeda makan siang.
Sebelumnya, Mehidy juga bekerja sama dengan Hasan Mahmud dalam kemitraan 46 run. Mahmud mengumpulkan 14 run sebelum akhirnya terkena leg before wicket oleh lemparan lurus Josh Hazlewood.
Josh Hazlewood, yang kembali bermain setelah cedera, mencatatkan empat wicket untuk 86 run. Ia juga menyingkirkan Taijul Islam yang ditangkap Green di area gully dengan 17 run. Namun, kinerja pertahanan Australia dinilai kurang maksimal akibat kegagalan penangkapan bola oleh Steve Smith, Cameron Green, dan Travis Head.
Pertandingan pembuka di Darwin ini menjadi awal dari rangkaian jadwal padat Australia selama 12 bulan ke depan, yang mencakup 20 pertandingan uji coba, termasuk tur mendatang ke Afrika Selatan, India, dan Inggris.