ASN Pemkot Bogor Hanyut di Sungai Cisadane, Pencarian Hari Ketiga Diperluas

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:21 WIB
ASN Pemkot Bogor Hanyut di Sungai Cisadane, Pencarian Hari Ketiga Diperluas

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa hanyutnya seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Bogor, Bayu Zulkarnain, yang terjatuh ke Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat. Ia berharap korban segera ditemukan.

"Kami prihatin atas peristiwa ini dan berharap saudara Bayu segera ditemukan," kata Dedie kepada detikcom, Sabtu (14/8/2026).

Berdasarkan laporan yang diterimanya hingga pukul 12.00 WIB siang ini, korban masih dalam pencarian. Petugas SAR gabungan tengah berjibaku mencari Bayu.

"Laporan Kalak BPBD menyampaikan bahwa tidak ada saksi mata di lokasi saat kejadian, motor dalam kondisi berada di atas jembatan yang terlindungi pagar besi, namun helm dan laptop ditemukan di area Sungai Cisadane," ucapnya.

Radius Pencarian Diperluas

Operasi pencarian ASN Pemkot Bogor yang jatuh ke Sungai Cisadane, Cipaku, Bogor Selatan, dilanjutkan pada hari ketiga. Petugas SAR gabungan telah memulai penyisiran sejak pagi.

"Pagi ini dilakukan operasi SAR hari ketiga sudah dimulai," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko.

Pencarian hari ini dilakukan dengan metode penyelaman dan penyisiran sungai. Dimas Tiko menjelaskan, radius pencarian korban diperluas sejak hari pertama.

"Masih dengan melakukan upaya penyelaman dan penyisiran. Per kemarin dari titik 0 sampai dengan sekitar 600 meter, hari ini diperpanjang," jelasnya.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB di Cipaku, Bogor Selatan. Saat kejadian, korban sedang melintas sepulang kerja.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags