Gaia Music Festival 2026 Hadirkan Teddy Adhitya dan RAN dalam Perayaan Musik Lintas Generasi

- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:13 WIB
Gaia Music Festival 2026 Hadirkan Teddy Adhitya dan RAN dalam Perayaan Musik Lintas Generasi

Gaia Music Festival 2026 kembali digelar di Amphitheatre The Gaia Hotel Bandung, menandai tahun kelima perhelatan yang mengusung tema Music for All. Festival ini mempertemukan musisi dengan karakter beragam, mulai dari Teddy Adhitya hingga RAN, dalam dua hari penuh warna.

Pada hari pertama, Teddy Adhitya tampil membawa nuansa hangat dan personal. Perpaduan pop, soul, dan R&B yang menjadi ciri khasnya terasa selaras dengan latar alam Amphitheatre yang dikelilingi perbukitan. Namun, di balik penampilannya, Teddy justru mengaku sempat ingin turun dari panggung dan menyatu dengan penonton.

"Saat manggung di Gaia Music Festival, saya justru sempat merasa ingin menjadi penonton. Suasananya terasa sangat menyenangkan, santai, dan membuat kita ingin duduk sambil menikmati musik," ujarnya dalam sesi wawancara usai manggung, Jumat (14/8) malam.

Baginya, atmosfer festival membuat ia larut dalam pengalaman menikmati musik bersama penonton. "Ada rasa hangat dan nyaman yang membuat saya sendiri ikut terbawa suasana, seolah tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman menikmati musik bersama," tuturnya.

Sementara itu, RAN hadir dengan energi yang lebih playful. Grup beranggotakan Rayi, Asta, dan Nino ini berhasil menghidupkan suasana lewat lagu-lagu yang sudah akrab di telinga pengunjung. Momen kebersamaan tercipta ketika penonton ikut bernyanyi, membuktikan bahwa musik pop mampu menjangkau pendengar dari berbagai generasi.

"Senang sekali bisa menjadi bagian dari Gaia Music Festival 2026. Bagi kami, musik adalah tentang berbagi energi dan menciptakan momen bersama penonton," ujar RAN. Mereka juga mengungkapkan harapannya, "Bisa tampil di hadapan penonton lintas generasi menjadi pengalaman yang sangat berharga, dan kami berharap kehadiran RAN di Gaia bisa membawa energi positif serta membuat semua yang hadir menikmati musik bersama."

Hari pertama festival juga dimeriahkan oleh Littlefingers dan Keubitbit. Masing-masing membawa karakter musik yang berbeda, menciptakan perjalanan musikal yang beragam. Keberagaman ini sejalan dengan tema Music for All yang tidak membatasi pengalaman penonton pada satu genre, melainkan membuka ruang bagi berbagai musisi untuk tampil dalam satu perhelatan.

Pengalaman festival tidak hanya berlangsung di panggung utama. Gaia Music Festival juga menghadirkan Endless Stage, panggung alternatif di area Endless Stairs yang menawarkan suasana lebih santai dan dekat dengan penonton, dengan panorama alam The Gaia Hotel Bandung sebagai latar. Bass G Feat Song Brothers dijadwalkan tampil selama dua hari di panggung tersebut.

Endless Stairs sendiri merupakan jalur tangga ikonik dengan sekitar 261 anak tangga yang membawa pengunjung melewati perbukitan hijau, kolam koi, hingga dekat air terjun kolam renang. Konsep ini menjadi bagian dari pengalaman Gaia Music Festival yang memadukan musik dengan alam, di mana lanskap Lembah Bandung tidak hanya menjadi latar, tetapi turut membentuk atmosfer pertunjukan.

Lewat penyelenggaraan tahun kelimanya, Gaia Music Festival mencoba memperluas pengalaman festival musik sebagai ruang untuk bertemu dan menikmati musik bersama.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terpopuler