Persija Jakarta memastikan rekrutan anyarnya asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, tidak dibawa dalam pemusatan latihan (TC) di Thailand. Pemain berusia 31 tahun itu sedang menjalani pemulihan cedera betis di kampung halamannya.
Kwon Chang-hoon seharusnya menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran yang terbang ke Thailand pada Senin, 10 Agustus 2026, untuk menjalani TC hingga 23 Agustus 2026. Namun, ia harus absen karena cedera yang dialaminya.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, membawa 28 pemain dalam agenda tersebut. Di antaranya enam pemain yang baru saja membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, yaitu Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan. Mereka mendapat waktu istirahat setelah tugas negara dan akan menyusul bergabung di Thailand pada 14 Agustus 2026.
Seluruh legiun asing Persija diboyong ke Thailand, kecuali Kwon Chang-hoon. Kehadirannya yang sempat menimbulkan pertanyaan kini terjawab: ia masih dalam proses pemulihan.
Fokus Pemulihan Cedera di Korea Selatan
Manajemen Persija menjelaskan bahwa Kwon Chang-hoon mengalami cedera betis (soleus strain) dan harus menjalani perawatan di Korea Selatan. Ia baru akan bergabung kembali dengan tim setelah Persija menyelesaikan TC dan kembali ke Jakarta.
“Kwon Chang-hoon tengah menjalani pemulihan cedera betis (soleus strain) di Korea Selatan. Ia akan kembali bergabung bersama tim saat Persija telah kembali ke Jakarta,” tulis Persija dalam pernyataan resminya, Kamis (13/8/2026).
Selain Kwon, penyerang naturalisasi Mauro Zijlstra juga tidak dibawa ke Thailand. Pemain tersebut masih berada di tahap akhir rehabilitasi cedera hamstring.
Agenda Pramusim Macan Kemayoran
Sementara itu, Manajer Persija, Marsda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko, mengungkapkan tujuan TC di Thailand. Agenda ini menjadi bagian penting untuk mematangkan tim sebelum kompetisi musim 2026-2027.
“Training camp di Thailand bertujuan untuk memantapkan tim agar bisa mencapai level 100 persen. Ketika kami bermain di Piala Presiden lalu, tim kami baru berkumpul sekitar dua pekan dan beberapa pemain pun baru bergabung. Taktik dan fisik juga belum ditempa dengan baik,” ujar Ardhi.
Shin Tae-yong akan memanfaatkan TC untuk membangun kekuatan Persija secara menyeluruh. Manajemen berharap tim berada dalam kondisi maksimal setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pemusatan latihan.
“Selama pemusatan latihan, Coach Shin Tae-yong akan membangun kekuatan tim agar lebih baik lagi. Kami berharap setelah TC tersebut, kekuatan tim sudah berada dalam kapasitas maksimal untuk menghadapi Super League 2026-2027,” katanya.
Setelah TC di Thailand, Persija akan melanjutkan agenda pramusim di Indonesia. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi klub Australia, Brisbane Roar, di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pertandingan itu menjadi bagian dari persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai, sekaligus dirangkai dengan peluncuran skuad dan jersey terbaru yang dinantikan The Jakmania.
Artikel Terkait
Persija Jakarta Gelar Pemusatan Latihan di Thailand, Shin Tae-yong Fokus Fisik dan Taktik
Persija Fokus Fisik dan Taktik di Pemusatan Latihan Thailand
Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan Belum Juga Punya Klub, Persija Menanti di Persimpangan
Shin Tae-yong Bawa 28 Pemain Persija ke Thailand, Dua Nama Absen