Mensesneg Terkejut Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Paskibraka Nasional

- Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Mensesneg Terkejut Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Paskibraka Nasional

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku terkejut sekaligus bangga mengetahui salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional untuk upacara HUT ke-81 RI berasal dari Sekolah Rakyat. Ia mengatakan, Presiden Prabowo Subianto pun belum mengetahui informasi tersebut.

Prasetyo, sapaan akrabnya, menyebut pihak Istana baru mengetahui hal itu setelah proses seleksi Paskibraka dari 38 provinsi selesai. "Pertama, sepertinya beliau belum tahu. Belum tahu, karena memang kita juga belum secara detail melaporkan gitu ya. Yang kedua, memang juga kami sendiri sebagai penanggung jawab juga surprised," katanya kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).

Ia menjelaskan, proses seleksi Paskibraka berjalan sebagaimana mestinya dan pihaknya tidak mengikuti seluruh proses secara detail. Karena itu, kabar adanya siswa Sekolah Rakyat yang lolos menjadi Paskibraka nasional membuatnya bangga dan terharu. "Ketika kami pun mendapatkan informasi bahwa ada salah satu yang lolos adik-adik Paskibra ini yang ternyata berasal dari Sekolah Rakyat, ya kita terus terang juga ikut bangga, ikut terharu," ujarnya.

Menurut Prasetyo, lolosnya siswa Sekolah Rakyat menjadi Paskibraka nasional menunjukkan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi. "Ya, itulah membuktikan bahwa siapa pun kita ini sebagai sesama anak bangsa manakala diberi kesempatan atau ada kesempatan, ada peluang atau ada sesuatu yang memungkinkan untuk ikut berpartisipasi, sudah tidak lagi kemudian membeda-bedakan kita ini berasal dari mungkin keluarga yang lebih mampu atau yang tidak mampu," katanya.

Ia menegaskan, proses seleksi Paskibraka mengedepankan kompetensi dan kerja keras. Terlebih, menjadi Paskibraka tingkat nasional bukan perkara mudah karena membutuhkan kesiapan fisik dan mental. "Semua berbasis kompetensi, semua berbasis kerja keras. Tidak mudah lho," ujarnya.

Prasetyo menilai para anggota Paskibraka harus menjalani latihan secara intensif. Selain kemampuan fisik, mereka juga dituntut memiliki kesiapan mental karena akan tampil di hadapan masyarakat Indonesia. "Saudara nanti akan harus tampil ya, tidak boleh salah, tidak boleh ada yang keliru, dan di benak Anda, Anda berpikir bahwa Anda disaksikan oleh seluruh bangsa Indonesia, itu bukan sesuatu hal yang mudah," katanya.

Atas capaian tersebut, Prasetyo mengajak masyarakat untuk melihat berbagai hal secara positif dan memberikan apresiasi terhadap setiap bentuk kerja keras. "Marilah kita semua lebih banyak untuk kita memandang sesuatu itu dari sisi yang positif. Bahwa ada kekurangan, ya, bahwa ada mungkin yang belum sempurna, iya, tapi segala hal profesi kita apa pun, bidang kita apa pun, itu segala sesuatunya perlu diapresiasi dan perlu kita hargai," tuturnya.

"Itu nggak mudah," imbuh Prasetyo.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags