Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (11/8). Berdasarkan data Stockbit, indeks melemah 55,47 poin atau 0,87% ke level 6.309,91.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 7,84 triliun dengan volume transaksi mencapai 20,91 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,23 juta kali.
Saham Paling Aktif
Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan. Calculus Global Ventures (STAR) memimpin top gainers dengan naik 82 poin (24,7%) ke 414. Disusul Yanaprima Hastapersada (YPAS) yang naik 135 poin (21,26%) ke 770, dan Duta Anggada Realty (DART) yang menguat 29 poin (20,71%) ke 169. Fast Food Indonesia (FAST) juga naik 62 poin (17,03%) ke 426, sementara Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE) menguat 8 poin (16%) ke 58.
Di sisi lain, Sumi Indo Kabel (IKBI) menjadi top losers dengan turun 115 poin (14,94%) ke 655. Bersama Mencapai Puncak (BAIK) melemah 95 poin (14,5%) ke 560, dan SLJ Global (SULI) turun 13 poin (11,3%) ke 102. Tunas Alfin (TALF) juga terkoreksi 100 poin (10,1%) ke 890, serta Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI) turun 7 poin (9,86%) ke 64.
Dari sisi nilai transaksi, saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) mencatatkan nilai tertinggi sebesar Rp 439,83 miliar. Chandra Asri Pacific (TPIA) menyusul dengan Rp 389,05 miliar, diikuti Bumi Resources (BUMI) Rp 345,24 miliar, Bank Central Asia (BBCA) Rp 330,85 miliar, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 268,26 miliar.
Sementara itu, saham Garuda Indonesia (GIAA) menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan volume 24,69 juta lembar. Bumi Resources (BUMI) mencatat volume 18,86 juta lembar, Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI) 12,28 juta lembar, Bakrie & Brothers (BNBR) 8,67 juta lembar, dan Graha Andrasentra Propertindo (JGLE) 8,48 juta lembar.
Pergerakan Bursa Asia
Sementara itu, bursa saham Asia bergerak bervariasi pada siang hari ini. Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 2,07% ke 66.970,22, sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,75% ke 25.742,92. Indeks SSE Composite di China melemah tipis 0,05% ke 3.964,79, sementara Indeks Straits Times di Singapura menguat 0,82% ke 5.745,11.
Artikel Terkait
IHSG Sesi I Berbalik Melemah ke 6.309,90, Tiga Sektor Jadi Penopang
IHSG Melemah, Empat Saham Ini Masuk Radar Rekomendasi
IHSG Dibuka Menguat ke 6.383, Sektor Energi dan Keuangan Pimpin Kenaikan
IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp 17.800