Omar Marmoush menjadi bintang kemenangan Manchester City atas Atletico Madrid pada laga uji coba pamungkas di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan, Minggu (9/8/2026). Penyerang asal Mesir itu mencetak dua gol dalam tiga menit untuk membawa The Citizens membalikkan keadaan menjadi 3-1 sekaligus menutup tur pramusim mereka di Asia dengan hasil sempurna.
Dua Gol Marmoush dalam Tiga Menit
Atletico unggul lebih dulu menjelang turun minum. Jorge Dominguez menceploskan bola ke gawang setelah lini belakang City gagal membuang sepak pojok pada menit-menit akhir babak pertama.
City sebenarnya tampil dominan sebelum kebobolan. Tijjani Reijnders, Josko Gvardiol, dan Savinho membuang sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa membawa tim asuhan Enzo Maresca unggul lebih awal. Kiper Jan Oblak juga tampil sigap menghadang beberapa tembakan pertama City.
Tekanan City akhirnya berbuah pada menit ke-57. Antoine Semenyo melewati bek lawan di sisi kanan lalu melepaskan umpan silang yang disambar Marmoush dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan.
Dua menit berselang, kombinasi yang sama kembali tercipta. Marmoush kembali menyambut umpan silang Semenyo untuk membawa City berbalik unggul 2-1 di hadapan puluhan ribu pendukung di ibu kota Korea Selatan.
Marmoush bergabung dengan City pada bursa Januari lalu dari Eintracht Frankfurt. Musim lalu ia harus berbagi menit dengan sejumlah penyerang bintang, dan dua gol di Seoul menjadi bukti kesiapannya mengisi peran utama di skuad anyar Maresca.
Debut Lee Kang-In dan Sinyal Maresca
Atletico memberikan debut kepada rekrutan anyar Lee Kang-In pada laga ini. Pemain asal Korea Selatan itu tampil di hadapan publik sendiri dan mulai menciptakan beberapa peluang setelah turun di babak kedua. Sorak pendukung tuan rumah jelas terdengar setiap kali ia menyentuh bola.
Namun justru City yang menambah gol. Rayan Ait-Nouri lolos dari jebakan offside pada menit ke-90 dan menuntaskan peluangnya melewati kiper pengganti Carlos Esquivel untuk memastikan kemenangan 3-1.
Pelatih anyar City, Enzo Maresca, menegaskan laga ini menjadi penutup persiapan pramusim timnya. "Bisnis sesungguhnya baru dimulai besok," kata Maresca dikutip dari Yahoo Sports Australia.
Soal Marmoush, Maresca juga buka suara. Penyerang 27 tahun itu disebut tidak senang dengan minimnya menit bermain musim lalu, kata Maresca dikutip dari Goal.com. Dua gol di Seoul menjadi jawaban telak atas situasi tersebut sekaligus sinyal persaingan di lini depan City musim ini.
Susunan Bereksperimen di Kedua Kubu
Pelatih Atletico, Diego Simeone, memanfaatkan laga ini untuk bereksperimen. Jan Oblak tetap dipercaya di bawah mistar, dengan lini belakang diisi Le Normand dan Hancko serta dua bek muda produk akademi di sisi kanan dan kiri.
Di lini tengah, Koke berduet dengan Hjulmand mengatur ritme permainan. Sementara di depan, Ademola Lookman dan Rodrigo Mendoza menjadi ujung tombak dengan dukungan Carlos Martin serta Obed Vargas di sisi sayap.
Di kubu City, Maresca juga memberi menit bermain kepada sejumlah pemain baru. Semenyo menjadi sorotan setelah dua assistnya memastikan kemenangan, melanjutkan performa impresifnya sepanjang tur pramusim. Ia disebut sebagai salah satu pemain paling menonjol dalam persiapan musim ini.
Ujian Berikutnya
City akan menghadapi Arsenal pada Community Shield di Wembley akhir pekan depan. Laga itu sekaligus menjadi ujian pertama Maresca melawan tim sekelas Arsenal di kompetisi resmi setelah sepanjang pramusim hanya menghadapi lawan uji coba.
Kemenangan di Seoul juga menjadi modal berharga bagi kepercayaan diri para pemain anyar. Maresca diharapkan segera menemukan komposisi terbaik sebelum Liga Inggris bergulir pekan-pekan mendatang.
Atletico sendiri akan memulai La Liga dengan menjamu Malaga pada 19 Agustus. Skuad asuhan Simeone diharapkan sudah pulih penuh setelah menjalani tur pramusim di Asia yang diakhiri kekalahan dari City.
Hasil ini menjadi catatan terakhir kedua tim sebelum kompetisi resmi dimulai. City membawa momentum positif, sementara Atletico masih punya pekerjaan rumah di lini pertahanan yang kerap kehilangan konsentrasi pada bola mati.