Gempa bumi tektonik berkekuatan 5,4 magnitudo mengguncang wilayah Laut Andaman pada Minggu (9/8) pukul 10.02.05 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 186 kilometer barat laut Kota Sabang, Aceh.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 6,80° Lintang Utara dan 93,91° Bujur Timur dengan kedalaman 40 kilometer. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, Minggu (9/8).
Menurut BMKG, gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique-thrust fault).
Guncangan gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI di sejumlah wilayah, yaitu Sukakarya dan Sukajaya di Kota Sabang serta Pulo Aceh, Aceh Besar. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang sedang melintas.
Hingga pukul 10.30 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Pemantauan terhadap aktivitas gempa akan terus dilakukan, dan informasi terbaru akan disampaikan kepada pemangku kepentingan serta masyarakat apabila terdapat perkembangan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan akibat gempa.
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Makassar 10 Agustus: Cerah Berawan Sepanjang Hari, Waspada Angin Kencang
BMKG: 73,8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Akhir Pekan
Prakiraan Cuaca Sulsel Besok: Cerah Berawan, Hujan Ringan di Tiga Wilayah