Pasar kendaraan roda empat di Indonesia kembali kedatangan pemain baru di segmen Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Jetour, merek otomotif global asal Tiongkok, resmi memasarkan SUV petualang terbarunya, Jetour T2 i-DM, untuk konsumen Tanah Air.
Mengusung konsep Adventure PHEV SUV, kendaraan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam. Jetour T2 i-DM memadukan efisiensi motor listrik untuk penggunaan harian di perkotaan dengan kepraktisan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.
Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan bahwa teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) menjadi pembeda utama yang menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan fleksibilitas berkendara.
"Bagi Jetour, teknologi plug-in hybrid bukan hanya tentang menggabungkan dua sumber tenaga, melainkan bagaimana seluruh sistem tersebut mampu bekerja secara harmonis untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen," ujar Ranggy.
"Intelligent Dual Mode dikembangkan untuk memberikan keseimbangan antara efisiensi, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas, sehingga konsumen dapat menikmati setiap perjalanan dengan lebih percaya diri," lanjutnya.
Performa dan Efisiensi
Di balik kap mesin, Jetour T2 i-DM menggendong mesin Hybrid Dedicated Engine Generasi Kelima ACTECO 1.5 TGDI yang mampu memproduksi tenaga 136 PS dan torsi 220 Nm, dengan efisiensi termal mencapai 44,5 persen. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT) yang dipadukan dengan Dual Electric Motor.
Kombinasi ini menghasilkan tenaga gabungan hingga 224 PS serta torsi puncak 390 Nm. Sumber tenaga listriknya berasal dari baterai LFP buatan CATL berkapasitas 18,4 kWh yang mendukung pengisian cepat DC Fast Charging. Pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 27 menit.
Dengan baterai penuh dan tangki bahan bakar minyak (BBM) berkapasitas 70 liter, Jetour T2 i-DM diklaim mampu menempuh jarak total lebih dari 1.200 kilometer dalam sekali pengisian. Hal ini memberikan rasa tenang bagi pengemudi saat melakukan perjalanan lintas daerah tanpa perlu khawatir mencari stasiun pengisian daya.
Keamanan dan Kenyamanan
Sektor keselamatan juga menjadi perhatian utama pabrikan. Baterai CATL LFP yang digunakan telah mengantongi sertifikasi IP68, yang membuatnya tahan terendam air hingga kedalaman satu meter selama 48 jam. Baterai ini juga tahan terhadap benturan hingga tekanan 10 ton serta dilengkapi fitur High Voltage Cut-Off yang mampu memutus aliran listrik hanya dalam 2 milidetik dalam kondisi darurat.
Konstruksi bodinya mengadopsi Hardtop Cage Body Monocoque berbasis 80 persen baja berkekuatan tinggi (high-strength steel) dengan tingkat kekakuan puntir mencapai 32.000 Nm/deg. Fitur keselamatan aktifnya didukung oleh 15 fitur ADAS Level 2 yang memanfaatkan Radar Generasi ke-5 dan Kamera QHD buatan BOSCH, serta enam buah airbags.
Masuk ke dalam kabin, pengemudi disambut layar sentuh berukuran 15,6 inci yang ditenagai chip Qualcomm Snapdragon 8155, klaster instrumen digital 10,25 inci, serta sistem audio premium Sony dengan 12 speaker. Fasilitas pendukung aktivitas outdoor seperti fungsi Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3,3 kW dan Heavy Duty Luggage Rack berkapasitas statis 300 kg turut disematkan untuk menunjang gaya hidup petualang.
Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengungkapkan bahwa Jetour T2 i-DM resmi dipasarkan dengan harga Rp 688.000.000.
"Kami percaya pengalaman kepemilikan menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek. Karena itu, melalui program Fearless Adventure, kami tidak hanya menghadirkan Jetour T2 i-DM, tetapi juga ekosistem kepemilikan yang memberikan pengalaman terbaik," kata Michael.
Artikel Terkait
Pilihan Mobil PHEV di Indonesia Makin Beragam, dari Rp 298 Juta hingga Rp 739,9 Juta
Baru Sebulan Meluncur, Jetour T1 Kantongi 800 Pemesanan
Baru Sebulan Meluncur, Jetour T1 Kantongi 800 Pesanan, Varian Hybrid Mendominasi