Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Kaki dalam Karung di Depok

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:54 WIB
Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Kaki dalam Karung di Depok

Polisi mengungkap kronologi penemuan mayat tanpa kaki yang terbungkus karung di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Depok. Jasad tersebut pertama kali diketahui warga pada Jumat (24/7) pagi, namun baru dilaporkan ke pihak berwajib setelah karung itu terbakar secara tidak sengaja pada Selasa (4/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, saksi pertama bernama Herni melihat karung tersebut sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Herni mengira karung itu hanya berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Karung itu kemudian dibiarkan begitu saja di lokasi selama 12 hari.

Kejadian berlanjut pada Selasa (4/8) sekitar pukul 15.30 WIB, ketika seorang warga bernama Muhammad Rizkywan membakar karung tersebut karena masih menganggapnya sebagai tumpukan sampah. Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, Rizkywan melihat bagian tubuh manusia di dalamnya. Ia pun segera melaporkan temuannya kepada Bhabinkamtibmas setempat.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bahwa korban tidak mengenakan pakaian. Kedua tangan korban terikat dengan kain putih, sementara kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha. Selain itu, terdapat luka terbuka pada leher korban. Jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang kemudian dibungkus plastik hitam.

"Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam," jelas Budi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan forensik guna mengungkap identitas dan penyebab kematian.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags