Atletico Madrid dikabarkan tertarik untuk merekrut Jack Grealish dari Manchester City pada bursa transfer musim panas 2026. Ketertarikan ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan winger berusia 30 tahun tersebut di Etihad Stadium.
Menurut laporan yang beredar, petinggi Atletico menilai kemampuan Grealish bekerja keras saat tim menguasai maupun kehilangan bola sangat cocok dengan gaya permainan pelatih Diego Simeone. Namun, langkah ini menghadapi tantangan besar, terutama terkait gaji sang pemain yang mencapai 300.000 poundsterling per pekan atau sekitar Rp7,27 miliar.
Grealish hanya menyisakan satu tahun kontrak di Manchester City setelah menandatangani kesepakatan enam musim pada 2021. Musim 2025-2026 ia habiskan sebagai pemain pinjaman di Everton, di mana ia mencatat dua gol dan enam assist sebelum cedera retak tulang kaki mengakhiri musimnya lebih cepat. Cedera tersebut juga menggagalkan peluangnya masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Pemain kelahiran Birmingham itu kini kembali ke Manchester City untuk melanjutkan pemulihan. Namanya tidak masuk dalam daftar 28 pemain yang mengikuti tur pramusim ke Hong Kong dan Seoul, memunculkan spekulasi bahwa ia tidak masuk rencana pelatih baru Enzo Maresca. Namun, Grealish membantah kabar tersebut.
"Sekadar memberi tahu, saya masih dalam proses pemulihan cedera sehingga belum berlatih. Saya tidak 'dicoret', jadi berhentilah berbicara omong kosong. Terima kasih," tulisnya melalui media sosial.
Maresca, yang resmi menggantikan Pep Guardiola pada akhir Juni 2026, menegaskan bahwa setiap pemain yang masih terikat kontrak berhak mendapat kesempatan. "Untuk saat ini, dia berada di sini. Dia pemain Manchester City. Di setiap klub yang saya tangani, saya ingin mengetahui kondisi para pemain milik klub," kata Maresca. "Tugas saya adalah mencoba melatih mereka. Jack masih di sini. Saya memiliki hubungan baik dengannya sejak pergi. Kami tetap berkomunikasi karena dia berhati besar dan merupakan sosok yang sangat baik. Setelah itu, kita lihat apa yang terjadi."
Hambatan Finansial dan Persaingan
Keinginan Atletico untuk memboyong Grealish menghadapi kendala finansial yang signifikan. Gaji pokoknya yang tinggi kemungkinan harus dipangkas jika ia ingin pindah ke Stadion Metropolitano. Skema peminjaman, pembagian gaji, atau transfer dengan nilai terjangkau bisa menjadi solusi bagi kedua klub.
Selain itu, persaingan di lini sayap Atletico sangat ketat. Los Rojiblancos baru saja merekrut Kang-in Lee dari Paris Saint-Germain dengan kontrak hingga Juni 2031. Simeone juga masih memiliki Álex Baena, Thiago Almada, dan Ademola Lookman. Dengan demikian, Grealish belum tentu langsung menjadi pilihan utama.
Meski demikian, pengalaman Grealish bisa menjadi tambahan berharga. Atletico mencapai semifinal Liga Champions 2025-2026 sebelum menghadapi Arsenal, namun gagal meraih trofi Copa del Rey setelah kalah adu penalti dari Real Sociedad.
Menurut laporan, Everton masih berminat membawa Grealish kembali dengan skema pinjaman. Aston Villa juga memantau peluang memulangkan mantan kapten mereka jika kesepakatan dengan Atletico gagal.
Manchester City kini harus menentukan masa depan Grealish sebelum kontraknya memasuki bulan-bulan terakhir. Melepasnya pada musim panas ini dapat membantu klub mengurangi beban gaji sekaligus menghindari risiko kehilangan pemain secara gratis pada 2027.
Atletico dapat menjadi jalan keluar menarik bagi Grealish. Namun, besarnya gaji, ketatnya persaingan, dan belum adanya tawaran resmi membuat transfer ini masih jauh dari kepastian.
Artikel Terkait
Atletico Madrid Incar Mohamed Salah di Bursa Transfer
Manchester City Kalah Adu Penalti dari Inter Milan di Laga Perdana Pramusim
Inter Milan Kalahkan Manchester City Lewat Adu Penalti di Hong Kong Football Festival
Manchester City dan Inter Milan Imbang 1-1 dalam Uji Coba di Hong Kong