Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Padang, Warga Dievakuasi

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:42 WIB
Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Padang, Warga Dievakuasi

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Senin (3/8) setelah hujan deras mengguyur sejak pukul 11.00 hingga 17.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang masih melakukan pendataan terhadap korban maupun kerugian akibat bencana tersebut.

Berdasarkan data BPBD, banjir terjadi di tiga kecamatan, yaitu Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung. Di Kecamatan Kuranji, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik. Sementara di Koto Tangah, genangan air merendam Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri. Adapun di Bungus Teluk Kabung, banjir melanda Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.

Hingga Senin malam, BPBD masih melakukan pendataan korban jiwa dan kerugian materiil. Di lapangan, banjir juga menghanyutkan sejumlah kendaraan yang terparkir di jalan.

Warga Dievakuasi

Merespons kejadian tersebut, BPBD bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman menggunakan perahu polietilen. Mereka juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan kaji cepat dan pendataan dampak bencana sebagai dasar penanganan lanjutan.

Hingga Senin malam, banjir di sejumlah titik belum surut. Hujan yang masih mengguyur sebagian wilayah terdampak membuat proses evakuasi dan penanganan darurat terus berlangsung.

Wagub Minta Warga Waspada

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebut hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Mohon bantu bagikan informasi BMKG ini. Beberapa hari ke depan, cuaca di Sumatera Barat masih berpotensi kurang baik. Curah hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah," ujarnya.

Vasco juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di kawasan rawan banjir maupun longsor serta terus memantau informasi resmi dari BMKG. "Mohon tingkatkan kewaspadaan, kurangi aktivitas di daerah rawan banjir dan longsor, serta ikuti informasi resmi dari BMKG Sumatera Barat," tambahnya.

Ia berharap cuaca segera membaik dan tidak ada korban jiwa akibat cuaca ekstrem tersebut. "Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, hujan segera reda, dan tidak ada satu pun korban jiwa. Aamiin," tutupnya.

BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu banjir maupun bencana hidrometeorologi basah lainnya. Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan diminta terus memantau informasi resmi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta segera mengikuti arahan petugas apabila diperlukan evakuasi demi keselamatan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags